KESEHATAN

Menangani skoliosis dengan tepat

Skoliosis
Skoliosis | Jeffy11390 /Shutterstock

Normalnya, tulang belakang manusia memang sedikit melengkung demi membantu pergerakan tubuh. Namun, kelengkungan yang tidak biasa pada tulang belakang dapat menyebabkan kelainan, salah satunya skoliosis.

Pada pasien skoliosis, tulang belakang akan tampak lebih melengkung ke kiri atau ke kanan, seperti membentuk huruf C atau S.

Kata Dokter spesialis bedah saraf Wawan Mulyawan dari Brain and Spine Bunda Neuro Center, skoliosis ringan biasanya tak menyebabkan masalah.

Namun, kasus yang lebih berat bisa membuat penderita mengalami masalah pernapasan, sulit berjalan atau berdiri tegak, lelah, bahkan merasakan tinggi bahu atau panggung kiri dan kanan yang berbeda.

Lalu bagaimanakah penanganan yang tepat terhadap kondisi skoliosis?

Dokter akan memberikan tindakan berdasarkan beberapa faktor penentu, misalnya jenis kelamin, lokasi lengkungan, derajat lengkungan, rasa nyeri, dan apakah menyebabkan sesak napas.

Jika lengkungan tulang diperkirakan antara 20 sampai 40 derajat, dokter bisa menyarankan Anda menggunakan korset (brace) untuk membuat postur lebih tegak.

Korset juga diperlukan untuk menghentikan lengkungan tulang belakang bertambah parah. Umumnya diberikan kepada pasien skoliosis yang masih anak-anak dan dalam usia pertumbuhan. Walau tidak bisa menyembuhkan skoliosis, memakai penyangga bisa mencegah skoliosis bertambah parah.

Jenis korset paling umum terbuat dari plastik dan berkontur agar sesuai dengan tubuh. Ini bisa digunakan di dalam pakaian dan tidak akan terlihat dari luar karena bentuk dan ukurannya pas. Meski terkesan keras dan kaku, korset skoliosis sebenarnya elastis dan memudahkan penggunanya bergerak.

Korset bisa digunakan kapan saja antara 16 hingga 23 jam sehari. Penggunaannya bisa dihentikan saat berpartisipasi dalam olahraga atau kegiatan fisik lain.

Jika kondisi lengkungan tulang belakang mencapai 45 dan 50 derajat, penderita skoliosis butuh operasi karena kondisi ini berisiko memburuk sehingga bisa memengaruhi cara kerja paru-paru.

Dokter mungkin akan menyarankan operasi untuk mengurangi keparahan kurva tulang belakang dan untuk mencegahnya menjadi lebih buruk. Jenis operasi skoliosis yang paling umum disebut fusi tulang belakang.

Dalam fusi tulang belakang, ahli bedah akan menghubungkan dua atau lebih tulang di tulang belakang bersama-sama, sehingga mereka tidak bisa bergerak secara bebas.

Potongan-potongan tulang atau bahan seperti tulang ditempatkan di antara tulang belakang. Batang logam, kait, sekrup, atau kabel biasanya menahan bagian tulang belakang lurus dan diam sementara material tulang yang lama dan baru bergabung bersama.

Operasi ini membutuhkan cangkok tulang dan bisa memakan waktu empat hingga delapan jam. Anak-anak akan butuh waktu istirahat dua hingga empat minggu sebelum kembali beraktivitas.

Tak semua pasien skoliosis disarankan untuk operasi fusi tulang belakang. Kebanyakan orang dewasa dengan skoliosis pun tidak membutuhkan pembedahan tulang belakang.

Adapun teknik bedah lain yang mungkin digunakan adalah laminectomy atau penghilangan salah satu tulang di tulang belakang untuk mengurangi tekanan pada saraf yang terkena. Atau discectomy yang menghilangkan satu cakram mirip gel antara tulang belakang untuk mengurangi tekanan pada saraf.

Pembedahan tulang belakang adalah operasi besar dan dapat membutuhkan waktu hingga satu tahun atau lebih untuk pulih sepenuhnya. Ini juga memiliki risiko komplikasi yang berpotensi serius, termasuk kegagalan mengurangi rasa sakit, infeksi luka, gumpalan darah, dan kerusakan pada saraf di tulang belakang.

Anda butuh konsultasi jangka panjang dengan dokter spesialis tulang demi mendapatkan perawatan yang tepat sesuai kondisi masing-masing.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR