HUBUNGAN SOSIAL

Mengapa orang dewasa susah punya teman baru

Ilustrasi perempuan dewasa
Ilustrasi perempuan dewasa | Olena Yakobchuk /Shutterstock

Sewaktu masih anak-anak, sebagian dari Anda mungkin tidak memiliki kesulitan mencari teman. Namun, pada usia dewasa, menjalin pertemanan menjadi cukup sulit.

Seiring dengan semakin padatnya aktivitas, ditambah dengan kehidupan lebih kompleks, orang dewasa cenderung kesulitan memulai hubungan pertemanan baru.

Selain itu, saat seseorang dewasa, biasanya terjadi banyak perubahan, termasuk tempat tinggal, perbedaan minat dengan teman, serta lebih sibuk dengan urusan pekerjaan, hubungan, keluarga, dan beradaptasi dengan banyak hal.

Kemudian, pada fase dewasa, Anda tidak lagi dikelilingi oleh sekelompok teman sebaya yang berada dalam tahap kehidupan sama.

Menurut terapis dan peneliti persahabatan, Miriam Kirmayer, setelah dewasa jalur hidup mulai berbeda dari teman-teman. Kemudian, menempatkan Anda pada tempat berbeda pula, baik secara geografis maupun emosional.

Dr. William Chopik, asisten profesor psikologi di Michigan State University, mengatakan bahwa hidup jadi sedikit lebih rumit ketika Anda sudah dewasa. Orang sering bekerja penuh waktu dan bila ada waktu luang akan dihabiskan bersama pasangan. Nyaris tidak ada waktu untuk mencari teman.

Menurut penelitian dari University of Kansas, dua orang perlu menghabiskan 90 jam bersama untuk menjadi teman atau 200 jam untuk memenuhi syarat sebagai teman dekat.

Meski tidak mudah, Anda tetap bisa mencoba terbuka pada pertemanan baru. Semakin Anda enggan melakukannya, ini berisiko menjadikan Anda kesepian.

"Penelitian menunjukkan bahwa persahabatan bukanlah kemewahan, tetapi diperlukan untuk kesehatan emosional dan fisik kita sepanjang masa dewasa," kata Miriam.

"Merasa terhubung secara sosial menurunkan risiko masalah kesehatan tertentu termasuk penyakit kardiovaskular, kanker, flu, serta kecemasan dan depresi."

Olivia June membuat aplikasi Hey! VINA. Tujuan dari aplikasi ini adalah memberikan kemungkinan bagi orang dewasa bisa menjalin pertemanan baru.

Olivia menjadikan aplikasi ini sebagai misi hidupnya untuk memastikan para perempuan memiliki akses untuk menemukan teman baru dan menciptakan komunitas yang saling mendukung.

Vicki Lambert, salah satu pengguna aplikasi Hey! VINA mengatakan bahwa setelah mencoba berteman dan melakukan pertemuan, kini ia telah tergabung dalam kelompok pertemanan dengan 12 anggota. Kelompok ini rutin berkumpul dan melakukan aktivitas hiburan seperti pergi ke bar, konser, dan karaoke.

“Ketika kita menua, kita mulai menyadari bahwa hidup itu singkat dan kita mulai lebih fokus pada hal-hal yang membawa kita keseimbangan emosi dan kenikmatan,” kata William. “Salah satu hal yang membantu kita memiliki keseimbangan emosi adalah memiliki hubungan baik, berkualitas, dan bermakna."

Kata psikolog klinis, Linda Blair, biasanya dasar untuk berteman adalah pengalaman bersama.

Saran dari Linda untuk menjalin pertemanan baru ialah membangun rasa percaya diri. Menyukai diri sendiri sebelum pergi mencari teman adalah langkah penting untuk membangun hubungan sehat.

“Pikirkan tentang apa yang Anda sukai dari diri Anda sendiri."

Bergabung dengan kelompok atau kelas berdasarkan sesuatu yang benar-benar Anda sukai atau menjadi sukarelawan untuk sesuatu sesuai minat, dapat menjadi langkah pertama untuk menemukan persahabatan.

Tempatkan diri Anda di lingkungan dengan orang-orang yang berpotensi terhubung dengan Anda melalui kesamaan minat. Bila memiliki kesamaan, akan lebih mudah untuk menjalin pertemanan baru.

Dalam mencari teman baru, Anda sebaiknya menghilangkan pikiran negatif dan penghakiman terhadap orang lain.

Bila ada beberapa orang yang menurut Anda cocok dijadikan teman, cobalah untuk melakukan aktivitas bersama, misalnya menonton film terbaru, jalan-jalan di taman, olahraga, atau pergi ke museum.

Sambil melakukan aktivitas bersama, bangun keintiman. Cobalah untuk memiliki percakapan yang benar-benar baik dengan kenalan baru untuk menjadikan ia teman dekat.

Jalan pintas menuju keintiman yaitu mengungkapkan sesuatu yang bersifat pribadi tentang diri Anda dan mengajukan pertanyaan mendalam.

Pikirkan tentang apa yang sebenarnya ingin Anda ketahui tentang orang ini dan jelajahi informasi seperti pekerjaan, apakah sudah menikah dan memiliki anak, tempat tinggal, hobi, dan sebagainya.

Bila sudah memiliki teman baru, selalu jaga hubungan Anda dengan rutin bertemu atau berkomunikasi.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR