Mengenali kanker payudara lewat sekarton lemon

Ilustrasi lemon.
Ilustrasi lemon. | Kefca /Shutterstock

Apa yang bisa Anda pelajari dari sekarton lemon? Ternyata banyak.

Sebuah foto viral bergambar sekarton lemon membantu menyebarkan kesadaran bahwa benjolan bukan satu-satunya gejala kanker payudara yang perlu diketahui perempuan.

Cerita dimulai ketika penderita kanker payudara dan mahasiswa keperawatan di West Hills College Lemoore, California, Erin Smith Chieze mengunggah gambar sekarton lemon pada laman Facebook-nya. Ia melakukan ini untuk menanggapi semua emoji hati yang bermunculan di Facebook-nya. Emoji hati merupakan tren media sosial yang dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran dan bentuk kepedulian terhadap kanker payudara.

Namun menurut Chieze, emoji hati sama sekali tidak berguna untuk meningkatkan kesadaran, apalagi membantu orang mengenali kanker payudara. Sebaliknya, berbagi sesuatu yang benar-benar dapat membantu seseorang dengan penyakit ini tentu jauh lebih baik. "Seorang teman pernah berbagi foto di Facebook mengenai bentuk kanker payudara. Bukan rasanya, tapi penampakannya," tulisnya.

Kemudian, ketika Chieze melihat lekukan di dadanya pada bulan Desember 2015, "Saya langsung tahu saya menderita kanker payudara," ujarnya di Facebook. "Seandainya saya tidak melihat foto itu, saya akan berasumsi bahwa itu adalah lekukan dari kawat bra," kata Chieze kepada CNN.

Dalam waktu lima hari sejak melihat lekukan, dokter mengatakan bahwa ia kemungkinan menderita kanker payudara. Sebulan kemudian, ia didiagnosis stadium empat karena kanker telah menyebar di luar payudara.

Menyuarakan niatnya untuk mempromosikan kesadaran dengan informasi berguna, Chieze menemukan satu gambar yang pas dari situs untuk amal yang disebut Worldwide Breast Cancer. Yaitu semacam infografik yang menggunakan selusin lemon untuk menggambarkan 12 gejala kanker payudara berbeda yang tidak boleh diabaikan, termasuk tanda-tanda kanker yang kurang dikenal.

Sejak diunggah, foto segera viral dan telah dibagikan lebih dari 42.000 kali hingga saat artikel ini diunggah.

Di balik sekarton lemon

Gambar selusin lemon pilihan Chieze sebetulnya bagian dari kampanye "Know Your Lemons" yang diadakan oleh Corrine Ellsworth Beaumont, pendiri Worldwide Breast Cancer.

BBC melaporkan, lemon merupakan metafora visual sederhana Beaumont untuk menunjukkan bagaimana gejala kanker payudara bisa terlihat dan terasa. Ini mungkin membantu perempuan mengatasi ketakutan mereka terhadap penyakit, atau memberi cukup pengetahuan. Sebabnya, banyak perempuan bisa merasakan benjolan saat mandi, tapi tidak yakin apa yang mereka cari.

Dalam Facebook, Beaumont menulis, sejak kehilangan kedua neneknya akibat kanker payudara ia memulai idenya "untuk merancang informasi tentang kanker payudara dengan cara yang tidak mengintimidasi, memalukan atau membosankan." Secara visual lemon menggambarkan jaringan payudara, dan biji menggambarkan kelenjar betah bening.

Lemon secara ilmiah

Salah satu gagasan penting yang bisa diambil dari kampanye "Know Your Lemons" adalah, agar perempuan bisa mendeteksi keberadaan kanker payudara secara dini.

Onkolog bedah payudara Dr. Andrea Barrio menjelaskan dalam CNN, gejala kanker payudara bisa tampak sangat berbeda tergantung jenis kanker, seberapa besar itu, dan di mana tumbuhnya. Kanker payudara sering ditandai dengan benjolan, tapi beberapa kasus juga tidak mendeteksi benjolan sama sekali. Meski begitu, sebagian besar benjolan bukanlah kanker, dan bisa saja berhubungan dengan kehamilan, kista, kelenjar getah bening serta perubahan hormonal.

Karena itulah, Marissa C.Waiss, onkologis radiasi payudara dan pendiri Breastcancer.org menyarankan dalam Health, agar segera mengunjungi dokter jika melihat salah satu gejala yang ditunjukkan (seperti dalam gambar kampanye lemon).

Perubahan tersebut mencakup bentuk dan ukuran payudara yang berbeda dari sebelumnya, seperti adanya luka, warna kemerahan atau terasa panas (akibat peradangan), puting yang berubah bentuk, lekukan di kulit, perubahan tekstur kulit, juga benjolan tersembunyi yang ditandai kulit mengeras. Kanker yang lebih serius akan menyebabkan cairan menumpuk di payudara sehingga bentuknya menyerupai kulit jeruk.

Dr. Bario dan Waiss sama-sama menyebutkan, ada petunjuk kanker lain yang tidak tertera dalam gambar lemon. Misalnya tanda-tanda tak umum seperti titik-titik merah kecil di sekitar payudara yang tidak akan menghilang. Orang sering keliru menganggap ini sebagai radang kulit biasa. Begitu pula ruam akibat kanker yang sering disangka eksim.

Penting diingat, banyak tumor tak bisa dirasa atau dilihat sehingga perlu mendeteksinya lewat mamografi. National Breast Cancer Foundation juga menyarankan untuk melakukan uji kanker payudara sendiri cukup sering, seperti di kamar mandi atau di depan cermin.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR