Menghadapi nasihat yang tak diinginkan soal anak

Ilustrasi.
Ilustrasi.
© Mimagephotography /Shutterstock

Bahkan sejak anak masih dalam kandungan Anda mungkin sudah dihujani dengan berbagai nasihat dari banyak orang. Bagaimana cara menghadapinya?

Ada saja orang yang gemar memberi nasihat soal bagaimana mengurus dan membesarkan anak. Beberapa mungkin memang Anda butuhkan, tapi boleh jadi lebih banyak yang tidak Anda perlukan.

Sering kali mereka adalah orang tua atau mertua. Tak jarang juga kerabat atau teman. Bahkan juga orang tak dikenal yang berpapasan dengan Anda di suatu tempat.

"Ada begitu banyak orang yang ingin mengarahkan Anda cara menjadi ibu yang baik. Banyak dari nasihat itu yang baik. Namun, orang tua harus ingat bahwa setiap anak punya keunikan tersendiri," ujar Debbie Thompson, praktisi perawat anak di Children's Medical Center, Dallas.

Betapapun panas telinga Anda mendengar kalimat-kalimat seperti "Harusnya begini.." "Lebih baik begitu.." Anda tak perlu menanggapi penasihat-penasihat yang tak diinginkan itu dengan kasar, apalagi marah.

Atur strategi untuk menghadapi mereka, karena sampai kapanpun, akan ada saja orang seperti itu.

Reaksi pertama Anda sangat penting. Sangat disarankan, Anda terima nasihat itu dengan senyum. Setiap orang tua pasti pernah mengalami hal ini.

Sambil tersenyum, Anda bisa coba untuk memahami mengapa orang itu memberi nasihat. Jika ia orang asing, biarkan kalimat-kalimat itu masuk telinga kanan dan keluar telinga kiri jika sekiranya tak bermanfaat.

Bersikap defensif saat seseorang melakukan penilaian terhadap Anda adalah normal. Namun, jika penasihat itu adalah keluarga atau teman, tak ada salahnya mendengar masukan mereka.

Selain karena sayang, bisa juga karena mereka mempertimbangkan faktor keamanan anak. Jadi, Anda perlu mengasah keahlian memilah nasihat.

Jika tak merepotkan dan tak merugikan si kecil juga Anda, tak ada salahnya ikuti saja. Namun jika sudah menyangkut prinsip, tentu Anda berhak bilang tidak.

Adalah hal normal sebagai orang tua baru, jika Anda merasa kurang percaya diri. Apalagi jika mendengar orang lain bilang apa yang Anda lakukan pada anak itu salah.

Namun, yakinlah bahwa Anda--orang tua dari anak itu--akan melakukan yang terbaik untuk buah hati. Setiap orang punya pendekatan yang berbeda, Anda lah yang tahu pasti keluarga sendiri.

Oleh sebab itu, sebagai orang tua Anda juga perlu giat mencari ilmu soal pengasuhan anak. Rajin rajinlah membaca soal kesehatan dan tumbuh kembang anak dari sumber terpercaya.

Karena banyak hal berubah seiring waktu. Misalnya dulu tidur tengkurap direkomendasikan dokter anak karena baik untuk bayi. Namun menurut penelitian terbaru, posisi tidur ini dapat meningkatkan sudden infant death syndrome (SIDS).

Mungkin saja, si pemberi nasihat tak paham faktanya. Jika rajin mencari tahu, Anda bisa menjelaskannya, ikut mengedukasi mereka. Terutama jika mereka adalah keluarga.

Dengan demikian mereka tahu bahwa Anda juga mengikuti perkembangan soal pengasuhan anak. Mana tahu, nasihat-nasihat usang itu tak lagi mereka lontarkan pada Anda. Jika tak mempan juga, cobalah mengutip ucapan dokter.

Selain hal-hal di atas, Anda juga perlu mempersiapkan respons standar seperti berikut:

  • Terima kasih akan kami pertimbangkan.
  • Terima kasih. Kami menghargai kepedulian Anda.
  • Terima kasih, itu nasihat yang sangat bagus.

Jadi, sekarang Anda tak perlu gugup, marah, atau merasa tak percaya diri menghadapi para penasihat itu.

x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.