Menikmati Gelato Masimmo dan Gusto di Bali

Gusto Gelato di kawasan Seminyak, Bali, menjajakan 56 varian rasa.
Gusto Gelato di kawasan Seminyak, Bali, menjajakan 56 varian rasa. | Aghnia Adzkia /Beritagar.id

Tak lengkap rasanya kalau ke Bali, jika belum mampir ke gerai gelato. Ada dua gerai yang cukup terkenal: Gelato Masimmo di Jalan Danau Tamblingan, Sanur; dan Gusto Gelato di kawasan Seminyak, Badung.

Anda cukup merogoh kocek Rp20 ribu di Masimmo dan Rp30 ribu di Gusto untuk dapat menikmati 2 scoop gelato beragam rasa.

Masimmo menawarkan 48 varian rasa buah-buahan, rasa manis dari cake atau campuran rhum dengan cokelat, rhum yang dipadankan dengan buah, hingga perpaduan kacang-kacangan dan cokelat.

Buat pecinta gelato rasa segar dan unik, Masimmo lebih cocok ketimbang Gusto. Beragam sorbet --jenis kudapan yang bisa dibentuk seperti gelato atau es krim dari sari buah asli, juga dijajakan. Rasanya antara lain buah naga, strawberry, dan blueberry.

Gelato rasa almond mulberry dengan perpaduan susu segar sebagai bahan dasar gelato bakal memanjakan lidah dengan rasa yang manis berpadu dengan asam dan gurih.

Rasa unik lainnya adalah crunchy rhum. Rasa dasar gelato ialah vanilla, yang kemudian diberi sari (essence) rhum beralkohol dari hasil fermentasi air tebu. Sensasi yang dirasakan ketika menyuapkan gelato ke dalam mulut adalah: nagih!

Ada campuran wangi fermentasi, vanilla yang manis, dan ditaburi dengan kacang walnut yang dipanggang kering.

Buat Anda pecinta kacang pistachio, mesti berburu gelato ke Gerai Masimmo ini. Bedanya dengan rasa pistachio yang biasa ditemukan di gerai gelato pada umumnya, di sini Anda bisa mencicipi rasa sedikit pahit gosong --khas kacang yang disangrai-- serta manis dan gurih. Komposisi susu segarnya pun tak mendominasi rasa pistachio, jadi Anda masih bisa menikmati gelato ini seperti makan kacang betulan.

Sayangnya, rasa pistachio tak ditemukan di Gusto Gelato. Kata pegawainya, sulit mendapatkan kacang jenis ini di Bali. Kalau pun ada, harganya mahal.

Petugas Masimmo Gelato meladeni pembeli yang mengantre. Gerai yang terletak di Sanur, Bali, ini menjajakan 48 varian rasa.
Petugas Masimmo Gelato meladeni pembeli yang mengantre. Gerai yang terletak di Sanur, Bali, ini menjajakan 48 varian rasa. | Aghnia Adzkia /Beritagar.id

Di Gusto, varian rasa yang disajikan kebanyakan manis. Ada 14 varian rasa manis dari cokelat, 10 rasa buah-buahan, 12 varian rasa cokelat yang dipadu dengan kacang, serta 20 rasa manis dari buah dan cokelat atau jenis lainnya.

Pecinta manisnya gelato wajib mengunjungi gerai ini. Sekalipun sorbet dari buah, manis masih jadi dominan. Misalnya, sorbet strawberry atau lemon. Dua buah ini dominan rasa asam. Mestinya, ketika mencicipi sorbet keduanya, yang muncul di lidah dan di benak kita adalah asam, laiknya buah asli. Tapi, harapan luntur tak sesuai realita.

Pun juga dengan gelato cokelat pahit. Masih juga ada unsur manis yang menghinggapi. Nah, apalagi varian lain seperti oreo dan atau vanilla yang diberi taburan strawberry macaron. Kebayang, bagaimana manisnya gelato rasa ini.

Tapi, bukan berarti di Gusto tak menjual varian asam yang unik. Ada lemon spirulina yang rasanya bikin dahi mengernyit saking kecutnya. Nah kalau makan varian ini bareng sama carian cokelat pahit, rasanya seperti tabrakan. Keduanya dominan. Asam, manis, pahit, kecut jadi saling beradu.

Ada 14 varian rasa manis dan 12 varian rasa coklat dicampur kacang yang dijajakan Gusto Gelato di Seminyak, Bali.
Ada 14 varian rasa manis dan 12 varian rasa coklat dicampur kacang yang dijajakan Gusto Gelato di Seminyak, Bali. | Aghnia Adzkia. /Beritagar.id

Sensasi beda

Kedua gerai ini selalu ramai pengunjung dari siang hingga malam. Tapi, sensasi makan gelato di kedua gerai ini jelas berbeda.

Masimmo bisa dibilang meniru gaya gerai gelato khas di pinggir jalan Roma, Italia. Tempat gelato dipajang langsung secara terbuka di atas trotoar. Jadi, siapa pun yang melewati Jalan Danau Tamblingan, mudah tergoda dengan tampilan gelato yang dijajakan.

Buat pengunjung yang datang, mesti mengantre panjang menutupi bahu jalan. Bahkan, pada saat saya berkunjung ke gerai tersebut pada Sabtu (31/8/2019), antrean pembeli menyulitkan orang yang lalu lalang ingin berjalan. Namun, di sini lah sisi uniknya.

Selepas membeli, pengunjung biasa hanya menikmati gelato sembari berdiri, atau membawanya pergi untuk di perjalanan --khas orang Italia ketika menikmati gelato. Jarang ada yang duduk di dalam, meski gerai ini menyediakan meja dan kursi.

Suasana berbeda ditemukan di Gusto. Di sini menjajakan gelato di dalam kafe. Tempatnya luas, banyak meja dan kursi baik di dalam ruangan maupun di ruang terbuka.

Pengunjung mesti masuk dulu ke dalam kafe, mengantre di tempat kasir untuk membayar, kemudian pergi ke sisi ruangan yang berbeda untuk memilih gelato.

Kebanyakan pengunjung yang datang ke Gusto Gelato tak hanya sekadar untuk menikmati kudapan ini, tetapi juga mengobrol dan menghabiskan waktu.

Nah, buat kalian yang ingin bersantai menghabiskan waktu sembari menikmatikudapan sedap, Gusto lebih cocok. Tapi, kalau ingin menikmati gelato dengan gaya khas orang Italia menikmatinya, silakan ke Masimmo.

Pembeli mengantre di gerai Masimmo Gelato di Sanur, Bali.
Pembeli mengantre di gerai Masimmo Gelato di Sanur, Bali. | Aghnia Adzkia /Beritagar.id
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR