Menyelisik minat dan bakat anak

Kegiatan bermain bantu cari tahu minat bakat anak
Kegiatan bermain bantu cari tahu minat bakat anak | shutterstock.com /www.shutterstock.com

Setiap anak memiliki minat dan bakat yang berbeda-beda. Namun banyak orang tua kurang paham bagaimana mengetahui dan mengembangkan minat dan bakat anak.

Menurut Ina Liem, pakar pendidikan dan karier dari jurusanku.com, sejak bayi anak sudah bisa diketahui minat dan bakatnya. Namun, umumnya orang tua hanya fokus pada kegiatan di sekolah untuk mencari tahu minat dan bakat anak.

Padahal melalui kegiatan bermain dan beraktivitas dengan mengeksplorasi banyak hal di sekitar anak, merupakan cara untuk orang tua tahu apa yang menjadi minat dan bakat buah hati mereka.

Menurut Ina minat itu tidak hanya bisa dilihat dari satu sisi saja. Misalnya, dari hobi atau kegemaraan anak menggambar dan mewarnai lalu disimpulkan anak bakatnya di bidang seni. "Minat dan bakat itu ada proses belajar dan terkait nantinya dengan jenis pekerjaan yang akan dipilih anak untuk masa depannya," kata Ina saat ditemui pada acara seminar edukasi "Strategi Perencanaan Pendidikan Anak "bersama HSBC pekan lalu.

Kecerdasan Majemuk

Setiap anak itu memiliki kecerdasan majemuk yang terdiri dari kecerdasaan bahasa, kecerdasan musik, kecerdasan logika, kecerdasan visual, kecerdasan kinestetik dan kecerdasan interpersonal. "Setiap anak berbeda kecerdasannya. Apa yang anak sukai dan minati serta bakat yang menyertai juga berbeda-beda. Jadi meski anak mungkin tidak pandai berhitung tapi pandai berpidato atau berprestasi di bidang olahraga," papar Ina Liem.

Observasi saat anak bermain

Peranan orang tua untuk mengetahui minat dan bakat sangat penting. Caranya menurut Ina Liem, orang tua memberikan kesempatan untuk anak melihat banyak hal dan mengeksplorasi.

Ina Liem, mencontohkan dengan mengajak anak berwisata ke museum, kebun binatang, mengenalkan jenis olahraga, musik dan aktivitas di luar ruang akan membantu anak menunjukkan ketertarikannya.

"Bagaimana orang tua bisa tahu anak tertarik bola kalau tidak dikenalkan dengan permainan sepak bola. Membawa anak mengenal wawasan di luar rumah akan membantu meningkatkan kecerdasaan anak," kata Ina Liem.

Parents Indonesia menulis, orang tua harus jeli melakukan pengamatan. Misalnya dengan memperhatikan anak ketika bermain dan melakukan observasi. Lihat apa yang menjadi ketertarikan anak dan bagaimana anak mengembangkan kemampuannya.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR