Monstera, tanaman kekinian yang ternyata beracun

Bentuk daun Monstera yang unik tak hanya dapat memberi kesan eksklusif pada ruangan, namun juga mampu meningkatkan kualitas udara berkat produksi oksigen terutama pada malam hari.
Bentuk daun Monstera yang unik tak hanya dapat memberi kesan eksklusif pada ruangan, namun juga mampu meningkatkan kualitas udara berkat produksi oksigen terutama pada malam hari. | Tristan Schmurr/Flickr

Selain membuat suasana menjadi lebih sejuk, tanaman hias yang diletakkan di dalam ruangan juga bisa mendongkrak produktivitas dan meningkatkan kebahagiaan.

Nah salah satu tanaman yang sedang populer saat ini adalah Monstera deliciosa. Ya, tanaman ini disebut "monster" karena ukuran daunnya yang cukup besar yang berwarna hijau. Tanaman yang berasal dari hutan tropis di selatan Meksiko sampai selatan Panama ini bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin menampilkan taman yang indah atau ruangan yang lebih hijau.

Bentuk daun Monstera yang unik tak hanya dapat memberi kesan eksklusif pada ruangan, namun juga mampu meningkatkan kualitas udara berkat produksi oksigen terutama pada malam hari.

Tanaman Monstera bisa bertahan di dalam ruangan hingga sepekan. Bila ditanam di tanah subur dan ditanam di tanah, ukuran daunnya akan melebar. Jika ditanam di dalam pot, ukuran daunnya hingga selebar telapak tangan orang dewasa.

Monstera juga bisa diletakkan di tepi kolam karena daunnya yang lebar dan cukup besar sehingga mudah untuk dibersihkan serta tidak mudah gugur.

Tanaman monstera ini merupakan salah satu jenis tanaman merambat atau memanjat. Batangnya yang memiliki akar membuat tanaman ini merambat untuk menyerap air dan nutrisi yang diperlukan tanaman untuk tumbuh.

Sebagian akar yang dimiliki tanaman ini menancap ke tanah, dan sebagian lagi biasanya menggantung di udara. Akar yang menggantung di udara bukan berarti tak digunakan atau tak memiliki fungsi. Akar tersebut berfungsi sebagai penyeimbang tanaman.

Bentuk tanaman yang satu ini terbilang cukup unik, karena memiliki daun bulat yang lebar dan berwarna hijau pekat. Pada daunnya terdapat tekstur yang mirip dengan sobekan sobekan. Setiap jenis atau varietas Monstera memiliki pola sobek yang berbeda-beda.

Ada orang yang menyebut tanaman ini dengan nama "janda bolong". Namun, tumbuhan "janda bolong" memiliki daun yang lebih kecil dan lonjong, sedangkan Monstera deliciosa memiliki daun yang melebar seperti talas.

Awas beracun

Meskipun bentuk daunnya indah dan menyejukkan mata, Monstera deliciosa ternyata beracun. Daun tanaman ini, menurut Blankees.com, dapat menyebabkan keracunan pada orang dan binatang peliharaan jika tanpa sengaja mengunyahnya.

Uji coba pada tikus menyebabkan binatang ini mati segera setelah memakan ekstrak daun tersebut. Gejala keracunan Monstrea antara lain adalah rasa sakit dan nyeri segera setelah mengunyah daun ini disertai dengan aphonia (kehilangan suara), pelepuhan, suara serak, dan iritasi mulut.

Tanaman ini kadang-kadang berbuah dan akan matang setelah satu tahun. Buahnya berbentuk mirip nanas, ketika belum masak akan mengandung asam oksalat dalam kadar yang tinggi sehingga cukup berbahaya jika dimakan.

Jika buah telah matang, rasa dan teksturnya juga mirip buah nanas, namun hati-hati karena orang tertentu dapat mengalami urtikaria (ruam kulit berair) kemudian perih karena pecah.

Cara menanam dan perawatan

Monstera deliciosa dapat hidup dengan baik di tempat yang memiliki suhu 23 sampai dengan 30 derajat Celcius pada siang hari, dan 15 derajat Celcius pada malam hari. Media tanam Monstera tidak jauh berbeda dengan jenis tanaman hias yang lain.

Media tanah yang baik digunakan untuk tanaman yang satu ini terbuat dari campuran tanah dengan pasir serta kompos dengan perbandingan satu banding satu. Budidaya tanaman Monstera bisa dilakukan dengan cara vegetatif.

Salah satu cara termudah untuk memperbanyak tanaman yang satu ini adalah dengan setek batang. Proses seteknya pun tidak berbeda dengan setek yang dilakukan pada tanaman jenis lain. Apabila ingin memperoleh hasil bibit yang baik maka juga diperlukan indukan yang baik.

Perawatan tanaman bunga Monstera juga sama dengan jenis tanaman lain yakni dengan penyiraman secara rutin, pemupukan berkala, dan menghindarkannya dari berbagai macam jenis hama serta penyakit yang mengancam.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR