Nama memengaruhi kreativitas dan percaya diri anak

Persiapan orang tua baru salah satunya adalah mempersiapkan nama untuk bayi yang akan lahir.
Persiapan orang tua baru salah satunya adalah mempersiapkan nama untuk bayi yang akan lahir. | Creativa Images/Shutterstock

Berbagai persiapan dilakukan saat menantikan datangnya si buah hati. Persiapan mental, materi, dan tidak ketinggalan juga orang tua harus mempersiapkan nama untuk bayi yang akan lahir.

Memilih nama yang tepat bagi buah hati memang gampang-gampang susah. Tidak sedikit orang tua yang bingung memberikan nama untuk anaknya.

Bahkan, bantuan orang lain seperti orang tua, kerabat, keluarga dan teman dalam memberikan ide-ide nama untuk si bayi bisa menjadi solusi.

Sebaiknya mulai mencari nama anak sejak jauh-jauh hari. Dailymail menyebutkan pemberian nama anak yang unik memberikan keuntungan yaitu mudah diingat dan berkesan. Selain itu anak yang memiliki nama unik mempunyai keuntungan secara psikologis.

Ternyata, nama yang unik, secara tidak langsung memengaruhi kepribadian anak. Karena memiliki nama yang unik, anak akan memiliki rasa percaya diri yang tinggi.

Adam Alter, profesor psikologi dari New York University mengatakan bahwa anak dengan nama yang unik memicu mereka untuk berpikir kreatif.

Sementara itu, Pamela Redmond Satran, penulis 'The Baby Name Bible', mengatakan bahwa nama yang unik akan menambah kemampuan anak untuk menarik perhatian orang lain.

Namun, Pamela mengingatkan bahwa pemilihan nama bukan semata-mata karena ingin tampil berbeda. Sebab, alasan seperti itu bisa menjadi bumerang yang membuat anak akan merasa terbebani oleh namanya yang unik.

Selain itu, dampak buruk lain adalah ada kemungkinan timbul gejala implicit egotism, yaitu obsesi terhadap huruf-huruf dan suara yang berhubungan dengan nama mereka.

Namun jika pemilihan nama tidak diikuti dengan keputusan yang bijak, misalnya sekadar untuk tampil berbeda atau membuat heboh, nama unik justru bisa membuat anak tidak percaya diri dengan namanya. Anak merasa tidak nyaman.

Peristiwa seperti itulah yang menimpa Aril Piterpen, seorang bocah yang berniat mengganti nama pemberian sang ibu, karena sering diejek oleh teman-teman.

Jadi, selain nama yang unik, Anda juga perlu memerhatikan tiga hal berikut ini yang dipaparkan oleh FitPregnancy ketika akan memilih nama untuk si buah hati.

1. Hindari nama yang membuat bingung jenis kelamin

Ada beberapa nama tertentu yang bisa digunakan untuk jenis kelamin pria dan wanita. Tapi sebaiknya Anda memberikan nama yang sudah jelas jenis kelaminnya.

Penelitian yang dilakukan oleh National Bureau of Economic Research menyebutkan bahwa anak laki-laki yang diberi nama mirip perempuan seperti Shannon, Aaron, dan Jamie cenderung mempunyai masalah perilaku di sekolah menengah daripada anak laki-laki yang diberi nama lelaki.

2. Mudah disebutkan dan ditulis

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Social Psychology menyarankan agar anak diberi nama yang mudah untuk diucapkan dan ditulis. Selain itu, penelitian ini juga menyarankan agar menghindari memberikan nama lengkap anak yang terlalu panjang.

3. Jangan asal ikut tren

Anda boleh saja mengikuti tren nama anak. Namun sebaiknya tidak memberikan beban pada anak kelak. HuffingtonPost menuliskan, tren nama anak populer pada 2016 misalnya adalah nama tokoh film Star Wars, nama bunga, dan nama yang terinspirasi dari Prancis. Untuk nama seorang anak perempuan, nama Ines, Manon, Maelys, Lilou, dan Leonie sekarang sedang mengetren.

Sedangkan untuk anak laki-laki, kita dapat melihat nama-nama lebih Prancis seperti Timeo, Jules dan Mathis. Selain itu, nama anak yang pendek juga dikabarkan akan mengetren, misalnya Liv, Eve, Bo, Ace, Dean, Van, Dax, Noe, dan Elle.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR