Nasi campur tepung kelapa untuk pasien diabetes

Nasi dan tepung kelapa
Nasi dan tepung kelapa | Vm2002 /Shutterstock

Kebanyakan pasien diabetes mengurangi konsumsi nasi putih hangat karena identik dengan indeks glikemik tinggi. Nasi putih dengan tepung kelapa adalah alternatif aman untuk pasien diabetes.

Pasien diabetes disarankan untuk makan makanan dengan indeks glikemik yang rendah, yaitu di bawah 55. Sedangkan, indeks glikemik nasi adalah75. Namun, ketika Anda menambahkan tepung kelapa, indeks glikemiknya berubah menjadi 49.

Ini adalah alternatif yang layak dicoba. Pasalnya di Indonesia, jumlah penderita diabetes mellitus atau diabetes tipe 2 meningkat drastis dalam kurun waktu 1980 hingga 2014. Karenanya, mencari alternatif asupan yang aman untuk penderita diabetes menjadi penting.

Kelapa bisa membantu mencegah dan mengatasi diabetes karena mengandung serat. Serat tepung kelapa bahkan diketahui 14 kali lebih banyak ketimbang tepung terigu biasa.

Serat dalam tepung kelapa berguna untuk menghambat penyerapan glukosa dari nasi putih di dalam tubuh, sehingga menjadikan indeks glikemik rendah, kadar gula menurun, sehingga gula darah tidak akan tiba-tiba melonjak setelah makan nasi.

Sebagian besar serat dalam tepung kelapa adalah jenis yang tidak larut. Ini akan membantu Anda merasa kenyang dan meningkatkan kesehatan usus besar.

Tepung kelapa dibuat dari daging kelapa kering bisa jadi alternatif tepung bebas gluten. Ini bisa jadi pilihan makanan untuk Anda yang sedang diet bebas gluten karena penyakit celiac, intoleransi gluten, atau karena ingin menghindari gluten semata.

Dibandingkan dengan tepung gandum dan jagung, tepung kelapa lebih rendah karbohidrat. Maka produk ini jadi pilihan yang baik penderita diabetes dan orang lain yang ingin mempertahankan gula darah yang sehat.

Menurut keterangan Didah Nur Faridah, Kepala Pengembangan Layanan Analisis Pangan Institut Pertanian Bogor, takarannya adalah satu banding empat.

Jika Anda masak empat gelas beras, maka campurkan satu gelas tepung kelapa.

Untuk cara memasaknya, sebenarnya sama saja seperti masak nasi pada umumnya. Anda tinggal merendam beras dan tepung kelapa, aduk sampai merata, kemudian masak seperti biasa.

Bagaimana rasanya? Nasi akan lebih gurih dan bertekstur.

"Menambahkan tepung kelapa ke dalam nasi putih membuat nasi terasa lebih enak dimakan, jadi mengobati diabetes dengan cara yang menyenangkan," kata Didah.

Di sisi lain, Didah menegaskan bahwa makanan dengan indeks glikemik rendah bukan berarti boleh dikonsumsi dalam jumlah yang lebih banyak.

Pengaturan porsi makan tetap harus diperhatikan meski makanan yang dikonsumsi memiliki indeks glikemik yang rendah.

"Jangan mentang-mentang makanannya berindeks glikemik rendah, porsi makannya jadi dua kali lipat. Tidak bisa begitu."

Selain untuk campuran nasi, Anda juga bisa membuat kue, panekuk, dan roti dari tepung kelapa.

Tak hanya untuk pasien diabetes, Anda juga bisa makan olahan tepung kelapa demi meningkatkan kesehatan jantung. Karena kaya serat, tepung kelapa membantu menurunkan kolesterol jahat dan trigliserida.

Makan tepung kelapa juga bermanfaat untuk cegah sembelit. Jika Anda ingin menghindari sembelit, makanan berserat tinggi, seperti pada tepung kelapa, adalah suatu keharusan.

Tepung kelapa juga diperkaya protein dalam jumlah yang signifikan, terutama jika dibandingkan dengan tepung terigu.

Satu porsi 100 gram tepung kelapa memiliki 19 gram protein sedangkan tepung terigu hanya memiliki 10 protein.

Meskipun protein ini tidak mengandung semua asam amino esensial, ia berkontribusi terhadap total asupan protein harian untuk membantu perbaikan dan pertumbuhan sel.

Jika Anda tertarik mencoba, tepung kelapa banyak dijual di situs e-dagang dengan harga mulai dari Rp25 ribu untuk kemasan ukuran 500gram.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR