CITRA TUBUH

Operasi plastik daun telinga mengetren

Ilustrasi.
Ilustrasi. | Syda Productions /Shutterstock

Dengan kemajuan teknologi, operasi kecantikan untuk memperbaiki kekurangan tubuh jadi mudah hingga lazim dilakukan. Target operasi kecantikan pun melebar, menyasar anggota tubuh yang tidak umum. Salah satu yang kini populer adalah operasi plastik daun telinga.

Operasi plastik daun telinga menjadi perbincangan setelah pertama kali dipopulerkan oleh Kris Jenner, ibu Kim Kardashian. Dalam episode reality show, Keeping Up with the Kardashians yang tayang musim ke-14, Kris mengaku telah menjalani operasi tersebut.

Menurutnya, operasi ini ia lakoni lantaran bisa meningkatkan kepercayaan diri dan mendapatkan bentuk daun telinga layaknya perempuan muda.

A post shared by Kris Jenner (@krisjenner) on

Operasi perbaikan telinga atau otoplasty secara umum biasa dilakukan pada anak yang berusia 5 tahun lebih dan tidak kurang dari 14 tahun. Bukan untuk keperluan kosmetik, tapi karena terkadang anak memiliki kelainan bentuk telinga membuatnya tidak sempurna.

Dikutip Vemale operasi ini lebih bertujukan agar anak tidak menjadi bahan olok-olok saat berada di lingkungan sekolah.

Sedangkan otoplasty pada orang dewasa biasanya dilakukan atas motif estetika. Masalah telinga pada orang dewasa umumnya adalah bentuk yang tidak simetris antara telinga kanan dan kiri serta daun telinga yang terlalu lebar.

Selain bisa dilakukan dengan operasi, perawatan agar daun telinga awet muda bisa dilakukan dengan cara suntik filler. Bahan filler ini akan membuat daun telinga lebih padat dan lebih kuat ketika menyangga anting yang berat.

Bicara anting, rupanya tren busana juga ikut memengaruhi makin jamaknya operasi ini. Contoh seperti yang disebutkan sebelumnya, yakni tren penggunaan anting besar.

Menurut ahli bedah plastik terkenal, Jeffrey Rockmore, tren operasi plastik pada daun telinga ini sudah ada sejak lama. Budaya pemakaian anting, dan faktor penuaan secara umum membuat jaringan pada daun telinga perempuan semakin kendur dan menua.

"Daun telinga sebenarnya sudah menjadi masalah yang sering kita lihat, terutama pada perempuan. Di mana banyak lubang daun telinga perempuan yang semakin besar akibat menggunakan anting-anting berat dalam waktu cukup lama."

Diungkapkan Rockmore, operasi plastik ini memerlukan waktu sekitar 20 menit. Selanjutnya, pasien bisa melakukan rawat jalan.

Selama dua minggu telinga akan ditutup dengan perban, dan pasien tidak diizinkan mencuci rambut. Untuk satu kali prosedur operasi, menghabiskan biaya setara dengan Rp7 juta hingga Rp12 juta.

Data dari lembaga British Association of Aesthetic Plastic Surgeons (BAAPS), yang dirilis tahun 2005 menyebut, operasi plastik ini cenderung meningkat peminatnya sejak tahun 2002 di daratan Inggris.

Menurut asosiasi tersebut, terjadi peningkatan lebih dari 60 persen jumlah orang yang menjalani otoplasty, dengan jumlah sekitar seribu orang Inggris sekarang memilih prosedur ini setiap tahun.

Menurut catatan mereka, operasi ini cukup umum di kalangan laki-laki. Otoplasty adalah prosedur operasi paling populer kedua untuk pasien laki-laki setelah metode angkat wajah dan sedot lemak. Namun masih kalah pamor dari rhinoplasty atau operasi plastik pada hidung.

Biaya yang tidak terlalu mahal, serta prosedur operasi yang mudah dan cepat, menjadi pertimbangan mengapa operasi ini jadi pilihan banyak orang.

Kelainan telinga microtia juga menjadi faktor pendukung maraknya operasi ini. Microtia adalah kelainan yang menyebabkan telinga luar tidak berkembang dengan baik. Telinga luar yang belum dikembangkan atau tumbuh terbelakang dapat terjadi pada salah satu atau kedua telinga.

Paul Stanley adalah salah satu pesohor musik Inggris yang memilih operasi ini akibat microtia. Sementara Ben Stiller dan Brad Pitt juga melakukan perbaikan pada daun telinga mereka untuk alasan estetika.

Kate Hudson dan Jennifer Garner juga termasuk deretan pesohor yang tidak malu mengaku telah memilih prosedur ini.

Masa depan operasi plastik telinga tampaknya cerah. Pasalnya sekelompok dokter melaporkan berhasil menemukan cara untuk membantu pertumbuhan bagian telinga yang sempurna.

Tim dokter ini telah berhasil menumbuhkan tulang lunak dalam percobaan di laboratorium dan yakin teknik ini dapat dipakai untuk melakukan reka ulang pembuatan hidung dan telinga manusia.

Pada tahun 2016 lalu, dunia medis dikejutkan dengan keberhasilan seorang ahli bedah plastik asal Tiongkok, Guo Shuzhong yang menumbuhkan telinga di tangan seorang pasien. Setelah bertumbuh sempurna, maka telinga ini akan dipindahkan ke tempat seharusnya.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR