HIDUP SEHAT

Orang berotot kuat bisa lebih panjang umur

Ilustrasi laki-laki berotot besar
Ilustrasi laki-laki berotot besar | GP Studio /Shutterstock

Bagi orang yang rutin berolahraga, otot besar ibarat bonus kerja keras. Selain olahragawan, ada pula mereka yang berotot karena sengaja membentuk otot, melatihnya agar lebih kuat.

Tak hanya soal kebugaran, penampilan, dan gaya hidup, punya otot kuat juga bermanfaat bagi kesehatan. Pasalnya otot besar bisa meningkatkan harapan hidup.

Penelitian oleh University of Michigan menyatakan bahwa orang yang memiliki otot yang lebih kuat terkait dengan hidup lebih lama.

Kata pemimpin peneliti Kate Duchowny, mempertahankan kekuatan otot sepanjang hidup sangat penting untuk umur panjang dan mencegah penuaan dini.

Setelah disesuaikan untuk faktor sosiodemografi, kondisi kesehatan kronis, dan riwayat merokok, studi yang dipublikasikan dalam Journal of Gerontology: Medical Sciences, menemukan orang dengan kekuatan otot rendah 50 persen lebih mungkin untuk meninggal lebih awal.

Kate dan tim telah menganalisis data dari 8.326 laki-laki dan perempuan di Amerika Serikat di atas usia 65 tahun yang dipilih untuk mewakili populasi nasional secara keseluruhan.

Usai menganalisis data, peneliti menemukan kekuatan genggaman tangan akan berbanding terbalik dengan keterbatasan mobilitas. Kekuatan tangan dianggap sebagai refleksi yang baik dari kekuatan keseluruhan dan mudah diukur menggunakan dinamometer.

Kate mengatakan kekuatan tangan sangat penting untuk hidup mandiri saat kita menua. Memiliki kekuatan genggaman yang baik adalah kunci bagi kehidupan di kemudian hari.

Kelemahan otot dapat diidentifikasi saat seseorang memiliki kekuatan genggaman tangan kurang dari 39 kg untuk laki-laki dan 22 kg untuk perempuan.

Latihan untuk otot kuat

Untuk meningkatkan harapan hidup, kuncinya Anda harus tetap sehat pada usia berapa pun dengan mempertahankan aktivitas fisik. Terus bergerak dan tetap kuat akan membantu Anda menjalani kehidupan yang lebih baik dan lebih lama.

Jika Anda tertarik membentuk otot yang kuat bisa memulai latihan secara rutin. Ini tentunya tak seperti latihan para binaragawan dan ada cara-cara realistis yang bisa diterapkan dalam kegiatan olahraga rutin Anda.

Untuk lebih kuat, tingkatkan olahraga untuk otot, seperti squat, bench press, dan deadlift. Massa otot Anda secara keseluruhan akan meningkat karena kekuatan adalah ukuran.

Setelah itu, jangan lupa tambahkan berat pada setiap beban. Coba angkat lebih banyak beban dari yang terakhir kali. Anda akan menjadi lebih kuat yang akan meningkatkan keseluruhan massa otot Anda.

Saat olahraga, Anda bisa menggunakan barbel karena bisa melibatkan lebih banyak otot dan memicu lebih banyak pertumbuhan otot. Selain itu, Anda juga perlu meningkatkan frekuensi olahraga. Semakin sering melatih otot, semakin Anda memicunya untuk tumbuh.

Meski Anda harus terus meningkatkan beban dan frekuensi latihan, bukan berarti Anda harus setiap hari berolahraga. Ada waktunya tubuh butuh beristirahat dan ini juga saatnya memulihkan otot.

Selain latihan rutin, menguatkan otot juga bisa didukung dari apa yang Anda makan. Konsumsi protein yang akan digunakan tubuh untuk membangun otot dan memulihkan jaringan otot pasca latihan.

Pilihan makanan untuk otot antara lain daging sapi karena mengandung protein, zinc, vitamin B, dan zat besi. Anda juga bisa makan bit, jeruk, telur, susu, bayam, apel, yoghurt, dan quinoa.

Bila otot sudah kuat, tetaplah berolahraga untuk mempertahankannya. Lakukan latihan kekuatan selama 20 menit dua sampai tiga kali seminggu.

Saran dari Liz Neporent, ahli fisiologi olahraga dan presiden Wellness 360, untuk mempertahankan otot, Anda bisa rutin latihan squat, push up, plank, kick-backs, biceps curls, dan shoulder press.

Lakukan satu hingga tiga set dengan delapan hingga 15 repetisi dari latihan. Kemudian, istirahatlah tidak lebih dari 45 detik antara set untuk menjaga latihan tetap menantang.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR