Panduan mengelola keuangan bagi yang baru menikah

Ilustrasi
Ilustrasi
© bedya /Shutterstock

Setelah menikah, kehidupan seseorang akan berubah drastis. Kepentingan bersama kini menjadi prioritas daripada kepentingan pribadi. Dalam hal pengelolaan keuangan, Anda juga harus pandai berkomunikasi dan berbagi serta merencanakan dengan hati-hati.

Komunikasi dengan jelas sangat penting karena tiap keputusan keuangan akan memengaruhi masa depan. Untuk itu, Anda bisa mengikuti panduan seperti dikutip Liputan 6.com.

Diskusi soal tujuan keuangan

Langkah pertama, petakan masa depan keuangan bersama dengan diskusi tujuan keuangan. Mulai dengan membuat daftar sasaran jangka pendek (melunasi utang pernikahan, mobil baru, liburan) dan sasaran jangka panjang (memiliki anak, pendidikan anak, masa pensiun). Kemudian, tentukan tujuan mana paling penting dan buat skala prioritasnya.

Siapkan anggaran

Setelahnya, Anda harus menyiapkan anggaran yang mencantumkan semua pendapatan dan pengeluaran selama jangka waktu tertentu (misal, tiap bulan, tiap tahun). Anda atau pasangan akan bertanggung jawab mengelola anggaran dan mencatat pengeluaran.

Jika memutuskan untuk sama-sama terlibat, pastikan Anda membuat sistem pencatatan yang sama-sama diketahui kedua pihak. Ingat, simpan catatan dalam sistem pengarsipan bersama sehingga mudah menemukan dokumen penting.

Mulai dengan mencantumkan sumber penghasilan seperti gaji dan upah, bunga, atau dividen. Kemudian, tulis pengeluaran yang terjadi dengan cek mutasi atau rekam jejak di kartu kredit.

Rekening terpisah atau gabungan?

Memilih rekening gabungan punya kelebihan untuk memudahkan pencatatan dan menurunkan biaya perawatan. Namun, kadang lebih sulit melacak besar uang dalam rekening gabungan ketika dua individu punya akses.

Bila itu yang terjadi, Anda harus memastikan kedua belah pihak saling memberi tahu tiap kali menulis menarik dana.

Asuransi

Jika Anda dan pasangan punya cakupan asuransi kesehatan yang terpisah, lakukan analisis biaya atau manfaat dari tiap rencana. Demikian, Anda bisa menentukan apakah harus memisahkan cakupan kesehatan atau tidak.

Anda juga bisa menanyakan pada perusahaan asuransi terkait tarif satu rencana keluarga dengan biaya dua rencana tunggal. Cek juga cakupan asuransi mobil. Jika asuransi Anda dan pasangan terpisah, pertimbangkan untuk menggabungkan polis asuransinya. Banyak perusahaan asuransi akan memberi diskon bila Anda melakukannya.

MUAT LAGI
x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.