Peluang bisnis yang menjanjikan di e-dagang

MITRA: smart-money.co
Ilustrasi
Ilustrasi | Flamingo Images /Shutterstock

Kemajuan teknologi membuat e-dagang di Indonesia berkembang pesat. Pasar ini bahkan sudah sangat ramai dan padat. Seperti diketahui, saat ini lebih banyak pelaku e-dagang yang bermain dalam bisnis produk.

Sedangkan untuk penyedia jasa, jumlahnya masih sedikit. “Di Indonesia, kebanyakan masih bermain di produk. Hal ini membuat potensi pasar jasa untuk e-dagang sangat besar,” ungkap Country Manager IDC Indonesia & Philiphines Sudev Bangah pada Smart-Money.

Ia mencontohkan, di Amerika Serikat (AS), e-dagang yang bermain di bisnis jasa sangat banyak, seperti Uber, Lyft dan sebagainya. Hal semacam ini juga bisa diadopsi untuk pasar di Tanah Air karena besarnya potensi yang ada.

“Di Indonesia, e-dagang yang bermain di jasa masih sangat sedikit,” katanya. Ia melanjutkan, contoh yang paling mudah dan terlihat saat ini adalah Traveloka. Perusahaan ini bermain di lini bisnis serupa agen perjalanan.

Sudev mengisyaratkan bahwa masih banyak jasa-jasa lain yang bisa digali dan dikembangkan untuk masuk ke pasar e-dagang.

MITRA: smart-money.co
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR