Penyebab minum obat pengaruhi rasa makanan

Ilustrasi minum obat
Ilustrasi minum obat | Antonio Guillem /Shutterstock

Jangan heran jika sedang sakit, lidah bisa terasa kebas dalam mengenali rasa. Anda mungkin pernah merasa bahwa cita rasa makanan berubah selama Anda sedang dalam masa minum obat? Jangan khawatir, secara medis hal itu memang mungkin terjadi dan dapat dijelaskan.

Ternyata, siapa saja dapat mengalami fenomena aneh ini, tergantung pada jenis obat apa yang mereka konsumsi dan bagaimana tubuh bereaksi dengan obat tersebut.

Ada banyak daftar jenis obat yang dapat memengaruhi indra perasa atau lidah Anda, mulai dari yang dijual bebas hingga diperoleh dengan resep. Antibiotik, obat alergi tertentu sampai dengan pelemas atau stimulan otot telah dikaitkan dengan perubahan kemampuan lidah mencecap rasa.

Beberapa obat juga dapat memengaruhi indra penciuman atau jumlah air liur yang Anda produksi, keduanya merupakan faktor yang dapat memengaruhi rasa makanan dan selera makan seseorang.

Perubahan kemampuan tubuh untuk merasakan rasa disebut hypogeusia. Beberapa obat dapat membuat rasa makanan berbeda atau mereka dapat menyebabkan rasa seperti logam, asin, atau pahit di mulut Anda.

Sementara gangguan lain disebut sebagai dysgeusia atau lidah terasa pahit saat mencecap makanan. Keadaan ini biasa dialami juga oleh ibu hamil, khususnya pada masa trimester awal.

Gangguan pada lidah terjadi karena perubahan komposisi bakteri dan senyawa akibat konsumsi obat.

"Lidah adalah pintu depan saluran gastrointestinal dan berbagi koloni bakteri yang unik. Ada kemungkinan gangguan yang terjadi pada lidah adalah karena perubahan koloni alami mikroba di lidah dan usus," ujar dokter umum Martin Scurr.

Gangguan mencecap, menurut dokter Norman Mann, dinukil dari laman Clinical Advisor tidak boleh dianggap sepele karena bisa jadi berbahaya.

“Orang yang mengalami gangguan indra perasa dan penciuman bisa saja berada dalam kondisi bahaya. Mereka mungkin abai mencium aroma gas, asap asam, atau makanan dan dapat membawa orang-orang di sekelilingnya dalam bahaya.”

Dalam makalah berjudul Drug Related Taste Disturbance keadaan kebas rasa ini juga dapat memengaruhi kesehatan. Jadi, misalnya, orang akan menambahkan makanan yang mengandung lebih banyak gula atau garam untuk membangkitkan rasa. Hal ini tentu saja tidak dianjurkan karena dalam jangka waktu tertentu dapat merugikan kesehatan.

Obat-obatan kemoterapi termasuk metotreksat dan doxorubisin adalah penyebab umum yang dapat memengaruhi lidah mencecap rasa.

“Radiasi dan kemoterapi biasanya dapat menyebabkan mulut kering," kata Jeff Burgess, D.D.S., mantan asisten profesor klinis di University of Washington School of Dental Medicine.

Menurut dia, kondisi mulut kering akan membuat pasien kesulitan mencecap rasa. Obat kumur khusus dan pasta gigi dengan resep dokter bisa jadi solusi bagi Anda yang mengalami kondisi tersebut.

Namun, biasanya perubahan rasa hanya bersifat sementara dan hilang ketika Anda berhenti minum obat-obatan atau selesai sesi kemoterapi.

Membuat lidah kembali dapat mencecap rasa dapat dilakukan dengan beberapa tip, salah satunya mengonsumsi makanan yang beraroma.

"Untuk mulut yang terasa kering atau mati rasa, mengisap hal-hal yang beraroma seperti permen atau permen karet bebas gula dapat meningkatkan air liur dan mengurangi persepsi rasa tidak enak," tulis Fox 61 di situsnya.

Cara lain yang dapat dilakukan dengan membilas mulut menggunakan air atau berkumur menggunakan air liur buatan.

Bagi Anda yang mengalami kondisi serupa saat sedang mengonsumsi obat-obatan, sebaiknya tidak tinggal diam. Segera berkonsultasikan pada dokter. Tujuannya, supaya dokter dapat mengganti jenis obat yang sesuai dengan kondisi Anda.

Sebagai informasi, Anda sebaiknya juga waspada terhadap gangguan kesehatan yang ditandai dengan produksi air ludah di dalam mulut. Pasalnya, air liur dapat digunakan mendeteksi adanya gangguan kesehatan lewat sejumlah tes. Bahkan, sekarang telah ada teknologi untuk memprediksi penyakit kanker dan usia harapan hidup seseorang lewat pemeriksaan air liur.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR