Perempuan juga bisa dituduh lakukan pelecehan seksual

MITRA: Woman Talk
Ilustrasi melihat ponsel
Ilustrasi melihat ponsel | g-stockstudio /Shutterstock

Menurut Komnas Perempuan dan bentuk kekerasan seksual di dunia maya kini semakin marak terjadi, salah satu contohnya adalah revenge porn, yang berupa penyebarluasan foto maupun video pribadi bermuatan seksual.

Nah, dalam revenge porn ini biasanya pelaku adalah orang yang pernah berhubungan dekat dengan korbannya, misalnya mantan kekasih.

Memang, umumnya korban adalah perempuan sedangkan pelakunya adalah pria, tetapi sebenarnya perempuan pun bisa juga, menjadi pelakunya.

Ada tiga hal penting yang perlu kita ketahui juga soal penyebarluasan foto pribadi bermuatan seksual ini.

Bukan cuma melanggar privasi, menyebarkannya tanpa izin adalah pelecehan seksual
Tentu menyebar foto atau video tanpa busana milik seseorang tanpa izin untuk alasan apapun adalah salah dan termasuk pelecehan seksual, meski dilakukan oleh orang-orang yang kita kenal dekat. Ini hal pertama yang harus kita ketahui: menyebarluaskan foto telanjang itu bukan cuma melanggar privasi, tetapi juga termasuk kekerasan seksual di dunia maya.

Namun, menyebarkan foto sendiri tidak termasuk dalam bentuk pelecehan
Ya, Anda mengirim foto telanjang diri sendiri ke orang lain tidak dianggap pelecehan seksual karena dianggap ada persetujuan dari objek foto, yaitu Anda sendiri. Namun, mengirim foto telanjang orang lain tanpa memiliki bukti persetujuan orang tersebutlah yang dianggap pelecehan seksual. Oleh karena itu, untuk menghindari konsekuensi terburuk seperti itu sebaiknya simpan baik-baik, deh, dokumen-dokumen pribadi Anda, apapun bentuknya!

Pelakunya bukan cuma pria
Lalu, apakah pelaku pelecehan seksual dalam hal ini cuma pria? Tentu tidak. Kita pun bisa melakukan tindak pelecehan seksual kepada perempuan lainnya dan harus mempertanggungjawabkan tindakan kita tersebut secara hukum. Ini karena pria maupun wanita akan diadili dengan pertimbangan hukum yang sama.

MITRA: Woman Talk
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR