BELANJA DARING

Pria lebih suka mencicil ketimbang perempuan

| Sandy Nurdiansyah /Beritagar.id

Sneakers di kaki hari ini, bayarnya sih nanti. Keren duluan, lunas belakangan. Itulah kredit konsumsi. Belanja daring (online) pun mempermudah pembelian dengan cicilan. Tak hanya dengan kartu kredit tetapi juga layanan pinjaman.

Menurut temuan Kredivo, layanan teknologi finansial (Tekfin) milik FinAccel, dalam siaran pers Maret ini, 66,7 persen pengguna layanan cicilan adalah pria, sedangkan wanita hanya 33,3 persen. Angka itu didapat dari 50.000 sampel pengguna di Indonesia, selama tiga bulan terakhir (November 2018 – Januari 2019).

Dalam rentang waktu tersebut, sekitar 57,6 persen pengguna layanan adalah pria, dan 42,4% pengguna adalah perempuan. Dalam siaran tak disebutkan rentang usia sampel populasi.

Kredivo punya tiga jenis pinjaman. Pertama cicilan beli barang di toko daring (21 persen pengguna), pinjaman tunai (30 persen), dan pelunasan dalam 30 hari (85 persen). Artinya ada pengguna yang memanfaatkan lebih dari satu pilihan pembayaran.

Menurut Head of Marketing Kredivo, Indina Andamari, layanan pelunasan 30 hari lebih mudah. Cukup dua kali klik, kata Indina.

Kenapa pria suka mencicil? Indina menduga, dengan merujuk Harvard Business Review, pria memang cenderung lebih berani mengambil risiko bila dibandingkan perempuan.

Lantas dia menyimpulkan, "Budaya di Indonesia juga menempatkan pria sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam mencari nafkah dan sebagai kepala keluarga, sehingga para pria mencari cara agar dapat memenuhi kebutuhan namun tetap menjaga cash flow tetap aman."

Tentang barang apa saja yang disukai pria dan perempuan, silakan tengok infografik. Posisi teratas adalah produk fesyen.

Layanan cicilan tanpa kartu kredit dalam belanja daring di Indonesia di luar Kredivo antara lain Akulaku, Cicil, KreditPlus, dan Home Credit. Masing-masing punya aturan main dan suku bunga.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR