Reaksi tubuh ketika menjauhi gula

Ilustrasi
Ilustrasi
© Andrey_Popov /shutterstock

Gula serta makanan dan minuman manis merupakan bagian dari asupan harian. Sebut saja teh manis, es kopi susu, kue, martabak, jus buah, susu, cokelat, dan sejenisnya.

Pada otak, gula merangsang hormon dopamin yang membuat seseorang merasa lebih baik. Namun, gula juga membuat seseorang ketagihan.

Meski rasa manis memang enak, ada berbagai keuntungan yang bisa didapatkan saat Anda mengurangi jumlah asupan gula dalam konsumsi sehari-hari.

Hal pertama yang bisa dirasakan adalah Anda tampak lebih muda. Mengapa bisa demikian?

Menurut Anthony Youn, MD, seorang ahli bedah plastik di Troy, Michigan, dan penulis The Age Fix: The Age Fix: A Leading Plastic Surgeon Reveals How To Really Look Ten Years Younger, gula sama dengan keriput.

"Gula menyebabkan glikasi, suatu proses dimana molekul gula mengikat dan merusak kolagen dan elastin di kulit kita," kata Anthony kepada Reader's digest.

Kolagen dan elastin adalah dua protein utama yang memberi sifat awet muda bagi kulit manusia, tentu keduanya harus dijaga dengan baik.

"Menghentikan (atau mengurangi) jumlah gula yang Anda makan juga dapat mengurangi glukosa dan lonjakan insulin pada aliran darah Anda, mengurangi peradangan kronis dan akut yang terkait dengan penuaan," tambahnya.

Anthony juga mengatakan bahwa Anda bisa merasakan kulit lebih bercahaya setelah 14 hari lepas dari gula.

Keuntungan kedua adalah memberikan perasaan bahagia. "Anda mungkin berpikir makan kue akan membuat Anda bahagia, tapi konsumsi gula benar-benar berhubungan dengan tingkat depresi yang lebih tinggi," kata Megan Gilmore, konsultan nutrisi bersertifikat di Kansas City, Kansas, dan penulis No Excuses Detox: 100 Recipes to Help You Eat Healthy Every Day.

Megan berkata, mungkin karena gula bisa menyebabkan radang kronis, yang berdampak pada fungsi otak. Menurut penelitian yang diterbitkan di jurnal American American Clinical Nutrition edisi Juni 2015, perempuan yang mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi, termasuk yang kaya akan gula tambahan, cenderung mengalami depresi.

Menghentikan konsumsi gula juga dapat memerangi brain fog, kabut tebal yang menyelimuti otak. Satu penelitian hewan di UCLA menyimpulkan bahwa konsumsi tinggi gula tambahan dapat menghalangi pembelajaran dan ingatan. Seiring waktu, banyak makan gula sebenarnya bisa merusak komunikasi di antara sel otak Anda.

Anda juga akan merasa lebih berenergi. Sebab gula tambahan yang biasa dikonsumsi masuk ke dalam kategori karbohidrat sederhana, berarti dicerna dengan cepat dan masuk ke aliran darah Anda dengan cepat.

Alih-alih memilih camilan manis, pilih makanan rendah gula dan tinggi protein atau lemak, misalnya kacang almon yang butuh waktu lama untuk dicerna, sehingga memberikan energi lebih lama.

Risiko obesitas juga akan menurun setelah Anda menjauhi gula. Mengonsumsi makanan manis dengan mudah menambahkan ratusan kalori, yang mungkin tidak Anda butuhkan. Kalori tersebut mungkin berakhir seperti lemak berbahaya.

Anda juga akan mendapatkan manfaat pada jantung yang lebih sehat. Menurut penelitian oleh James J. DiNicolantonio, PharmD, ilmuwan penelitian kardiovaskular di St. Luke's Mid-Atlantic Heart Institute in Kansas City, gula yang ditambahkan secara kronis meningkatkan kadar insulin, yang mengaktifkan sistem saraf simpatik, meningkatkan tekanan darah dan detak jantung.

"Dalam waktu beberapa pekan, Anda mungkin berharap bisa melihat penurunan kolesterol LDL 10 persen dan penurunan trigliserida 20 sampai 30 persen," ujar James.

Mengingat ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan, berikut cara untuk menjauhi gula dalam kehidupan Anda:

1. Makan lebih sering, sebab bila Anda selalu kenyang, tak ada hasrat untuk mengonsumsi makan ringan bergula.

2. Minum lebih banyak air. Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi dengan baik adalah cara lain mengurangi hasrat untuk minum minuman manis, makan permen, atau camilan lain.

3. Makan makanan segar bukan makanan olahan. Mengapa? Karena makanan olahan terkenal karena menambahkan gula. Alih-alih menyantap makan makanan ringan kemasan, raih potongan irisan apel dan yoghurt.

4. Baca label. Saat Anda membeli makanan kemasan, baca labelnya. Periksa daftar bahan untuk melihat apakah gula terdaftar sebagai bahan-itu berarti ditambahkan.

5. Bumbui makanan dengan rempah seperti kayu manis, pala, dan kunyit, untuk memberikan rasa baru pada makanan dan menggantikan manis. Bagaimana dengan kopi? Anda bisa mengganti gula dengan kayu manis.

MUAT LAGI
x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.