Rentang usia generasi milenial diperbarui

Ilustrasi generasi milenial.
Ilustrasi generasi milenial. | LightField Studios /Shutterstock

Generasi milenial selama ini dianggap sebagai generasi yang paling tidak dapat dipahami. Pada saat bersamaan, generasi ini juga menjadi generasi yang paling banyak diteliti dan dibahas sepanjang sejarah.

Sulit untuk menentukan siapa saja yang termasuk generasi milenial, meskipun ada stereotip tertentu yang muncul di permukaan. Misalnya; mereka lebih suka menghabiskan uang untuk piknik daripada membeli rumah.

Dilansir dari The New York Times, pada Kamis (1/3/2018), Pew Research Center merilis definisi baru generasi milenial. Generasi milenial dalam definisi ini memiliki rentang waktu yang sedikit lebih pendek. Ukuran baru menyatakan mereka yang terlahir antara tahun 1981 sampai 1996 adalah generasi milenial.

Selama ini United States Census Bureau menetapkan rentang generasi milenial adalah mereka yang lahir antara tahun 1982 sampai 2000.

Dalam rilis medianya, Pew Research Center menyebutkan bahwa lembaga itu telah berkomitmen untuk mengukur perilaku masyarakat umum untuk berbagai isu penting dan mendokumentasikan perbedaan perilaku tersebut di seluruh kelompok demografis. Salah satu hal yang sering digunakan untuk memahami perbedaan ini adalah generasi.

Pengelompokan berdasarkan generasi memberi kesempatan untuk melihat masyarakat, baik dari posisi mereka di siklus kehidupan--apakah dewasa muda, orang tua paruh baya atau pensiunan--dan dari keanggotaan mereka di dalam suatu kelompok orang-orang yang lahir di waktu yang hampir bersamaan.

Kelompok generasi memberikan alat untuk mengamati perubahan pandangan dari waktu ke waktu kepada para peneliti. Mereka dapat menyediakan cara untuk memahami bagaimana pengalaman formatif yang berbeda, seperti peristiwa dunia dan perubahan teknologi, ekonomi dan sosial, berinteraksi dengan siklus hidup dan proses penuaan untuk membentuk cara pandang mereka tentang dunia.

Dikutip dari Time.com, Pew Research Center menyatakan bahwa tahun 1996 merupakan perpotongan yang berarti antara generasi milenial dan generasi sesudahnya karena beberapa alasan yang menentukan tahun-tahun formatif generasi milenial, seperti serangan teroris 9/11, perang di Irak dan Afghanistan serta resesi global di tahun 2007.

"Pew Research Center telah mempelajari generasi milenial selama lebih dari satu dekade," kata Michael Dimock, presiden lembaga riset independen ini, seperti dikutip dari USA Today.

"Tetapi saat memasuki tahun 2018, hal ini menjadi lebih jelas bagi kami untuk menentukan titik potong antara generasi milenial dan generasi berikutnya".

Pew Research Center menetapkan tahun 1996 sebagai tahun kelahiran terakhir generasi milenial. "Siapa pun yang lahir antara tahun 1981 dan 1996--atau berusia 22 sampai 37 tahun pada 2018--akan dianggap sebagai generasi milenial. Dan siapa pun yang lahir sejak tahun 1997 dan seterusnya akan menjadi bagian dari generasi baru," ujar Dimock.

Jadi bagaimana Anda menetapkan batas antara satu generasi dan generasi selanjutnya?

Sebenarnya hal ini bukan ilmu pasti, dan pendekatannya lebih mengandalkan intuisi. Saat ini usia tertua di dalam generasi milenial adalah 37 tahun, dan mereka memasuki usia dewasa pertama kalinya ketika dewasa muda yang sekarang belum lahir.

Dalam penilaian yang lebih sistematis, beberapa peristiwa yang membentuk kehidupan awal seseorang, apakah mereka dapat mengingat atau tidak, merupakan pertimbangan utama, demikian menurut Ruth Igielnik, salah seorang tim peneliti di Pew Research Center.

Misalnya generasi milenial, dan beberapa dari mereka yang lahir setelah tahun 1996, hidup selama serangan 11 September, perang di Irak dan Afghanistan, resesi global dan pemilihan presiden Amerika Serikat di tahun 2008.

Akan tetapi saat generasi milenial tumbuh dewasa, dan menjadi sadar secara politik dan sosial, generasi sesudah milenial kemungkinan sama sekali tidak ingat peristiwa-peristiwa tersebut. Dampak peristiwa tersebut dalam kehidupan mereka juga mungkin telah diredam.

Banyak generasi milenial yang memasuki dunia kerja saat terjadi resesi ekonomi. Akan tetapi pada saat ini, orang-orang muda memasuki angkatan kerja di era pertumbuhan ekonomi dan tingkat pengangguran yang rendah.

Artinya, mereka yang berada di dalam kelompok generasi yang lebih muda mungkin tidak menghadapi hambatan yang sama dalam mendapatkan pekerjaan dan kemampuan mereka untuk membuat pilihan hidup. Sementara generasi milenial harus berjuang untuk itu.

Teknologi juga merupakan faktor utama yang memisahkan manusia dari generasi ke generasi. Misalnya generasi sesudah milenial atau pasca-milenial.

Mereka dianggap unik dari semua generasi lainnya karena merekalah yang sebenarnya digital natives. Lahir dan tumbuh dengan teknologi yang telah menjadi bagian dari kehidupan mereka, ungkap Pew Research Center.

Sementara generasi milenial masih harus beradaptasi dengan teknologi dari waktu ke waktu.

Kendati demikian, Pew Research Center menyatakan bahwa masih terlalu dini memberikan nama pada generasi setelah milenial. Sementara ini mereka sering disebut sebagai Generasi Z, akan tetapi Pew akan menyebutnya sebagai generasi pasca-milenial, sampai istilah yang baku diumumkan.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR