MUSIK DIGITAL

Saat musik tanah air berjaya di Spotify regional

Logo aplikasi Spotify di telepon pintar. Pengakses Spotify di Indonesia lebih memilih lagu-lagu asing. Hal ini terbukti dari 50 besar lagu favorit pendengar dari Indonesia dalam setahun. Hanya "Akad" yang berhasil menduduki posisi puncak.
Logo aplikasi Spotify di telepon pintar. Pengakses Spotify di Indonesia lebih memilih lagu-lagu asing. Hal ini terbukti dari 50 besar lagu favorit pendengar dari Indonesia dalam setahun. Hanya "Akad" yang berhasil menduduki posisi puncak. | Sascha Steinbach /EPA-EFE

Saban hari, Arya--sebut saja demikian--selalu berkutat di depan komputer jinjingnya, Senin hingga Minggu. Maklum, dia bukan "pegawai kantoran", yang harus bekerja dari Senin hingga Jumat atau masuk di hari libur untuk lembur.

Pria berumur di pertengahan 30-an itu seorang wiraswasta yang memanfaatkan jaringan internet dalam menjalankan usahanya. Nah, saat bekerja inilah, dia memiliki "sahabat karib" yang selalu menemaninya mengurus keinginan sang klien. Sahabat itu ialah musik.

"Gue biasanya nyetel Spotify," ucap Arya kepada Beritagar.id, Ahad (14/1). Apa yang disebut terakhir oleh Arya itu adalah layanan musik digital yang dapat memberikan akses ke jutaan lagu-lagu asing maupun lokal.

"Biasanya gue dengerin kalo lagi kerja atau pas olahraga," ucap Arya menjelaskan waktu dia memanfaatkan jaringan musik asal Swedia tersebut.

Sebenarnya, layanan musik sejenis ini bukan hanya Spotify saja. Ada pula Joox, Apple Music (milik Apple) hingga layanan musik streaming milik Amazon. Hanya saja, menurut Business Day, Spotify memiliki pelanggan paling besar saat ini.

Per Juli 2017, pendengar berbayar mereka mencapai angka 60 juta pelanggan di seluruh dunia; Apple Music 30 juta, dan Amazon 16 juta. Itu baru pelanggan. Sedangkan pendengar total--termasuk yang gratisan--mencapai 140 juta orang per akhir tahun lalu.

Arya adalah salah satu dari 60 juta orang pelanggan, pun salah satu dari 140 juta pendengar tadi. Di Indonesia, banyak orang seperti Arya. Managing Director Spotify untuk Asia, Sunita Kaur, Spotify mencatat sudah memainkan lebih dari 3,9 miliar lagu.

Namun, sejauh ini, pendengar Spotify regional Indonesia nampaknya lebih senang mendengar lagu-lagu internasional. Hal ini dapat dilihat dari daftar lagu di peringkat 50 besar sepanjang 2017 dalam hitungan per minggu.

Dari 52 minggu, hanya ada 20 lagu dari 13 artis Indonesia saja yang berhasil masuk dalam daftar 50 besar pemusik paling sering di dengar pengakses Spotify Indonesia. Dari jumlah tersebut, yang paling fenomenal adalah Akad, dibawakan grup band Payung Teduh.

Lagu tersebut berhasil bertahan di puncak 50 lagu terfavorit selama 6 minggu, yakni dari minggu ke-33 hingga ke-38 (lihat infografis di bawah). Data ini kami peroleh dari Spotifycharts.com.

Lagu-lagu Indonesia yang masuk 50 besar Spotify 2017.
Lagu-lagu Indonesia yang masuk 50 besar Spotify 2017. | Lokadata /Beritagar.id

Bisa jadi, magnet "Akad" tadi yang mengerek jumlah pendengar Spotify tanah air tertinggi dalam sepakan selama setahun di Indonesia. Pekan ke-37 menjadi waktu terbesar bagi pengakses langsung (streaming) Spotify di Indonesia.

Dalam catatan Beritagar.id, di pekan tersebut terdapat 2,2 juta pengakses. Jumlah itu diwakili oleh lima lagu.

Selain "Akad", lagu lain yang mampu menembus posisi 10 besar adalah "Asal Kau Bahagia" milik band Armada. Lagu ini mampu bertahan di 10 besar lagu Indonesia terfavorit masyarakat tanah air selama sembilan pekan.

"Akad" dan "Asal Kau Bahagia" memang menjadi lagu terfavorit pendengar Spotify di Indonesia. Di luar itu, ada tiga lagu lain yang paling sering didengar masyarakat.

Mereka adalah "Untuk Perempuan yang Sedang di Pelukan" (Payung Teduh), "Cukup Tau" (Rizky Febian), dan "Kasmaran" (Jaz). Dan, tentu saja, "Akad" yang menjadi tertinggi sepanjang tahun lalu, dengan total 1,18 juta pendengar.

5 Lagu Indonesia terpopuler 2017
5 Lagu Indonesia terpopuler 2017 | Lokadata /Beritagar.id

Terbanyak tak berarti terlama

Akad boleh saja menjadi lagu yang paling banyak didengar di Indonesia, dalam top 50 lagu favorit masyarakat tanah air. Tapi, bukan berarti Payung Teduh menjadi pemusik lokal yang paling lama bertahan di top 50 Spotify Indonesia dalam setahun.

Total, dari dua lagu Payung Teduh berjudul "Akad" dan "Untuk Perempuan yang Sedang di Pelukan", hanya bertahan selama 23 minggu.

Untuk kategori ini, jatuh kepada Jaz. Dua lagunya, yakni "Kasmaran" dan "Dari Mata", berhasil bertahan selama 48 minggu di 50 lagu yang paling banyak didengar masyarakat Indonesia.

Sebenarnya, Jaz bukanlah musisi asli Indonesia. Dia merupakan penyanyi asal Brunei Darussalam. Namun, untuk karir--pun demikian dengan lagu yang dibawanya mapun label yang menaunginya--kental dengan Indonesia. Oleh karena itu, kami memasukkannya ke dalam musik Indonesia.

Sayangnya, meski menjadi artis yang paling lama bertahan di 50 besar, Jaz tak mampu menyodok ke posisi 10 besar. Keberadaannya selama 48 minggu tadi hanya ada di posisi 21-50 besar.

Sedangkan dalam 23 minggu keberadaannya di 50 lagu terfavorit pengakses Spotify di Indonesia selama setahun, Payung Teduh berada di 20 besar, bahkan 6 minggu di antaranya berada di posisi satu.

Pada saat di posisi puncak itu, Payung Teduh mengalahkan lagu-lagu mancanegara, seperti "Too Good at Goodbyes" milik Sam Smith, "New Rules"-nya Dua Lipa, atau "Look What You Made Me Do" dari Taylor Swift.

Pemusik asal Indonesia yang paling lama bertahan dalam 50 besar lagu Spotify regional Indonesia.
Pemusik asal Indonesia yang paling lama bertahan dalam 50 besar lagu Spotify regional Indonesia. | Lokadata /Beritagar.id
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR