KUALITAS HIDUP

Selamat hari bahagia sedunia

Ilustrasi
Ilustrasi | Tonktiti /Shutterstock

Setiap tanggal 20 Maret, dunia merayakan hari bahagia. Walau ada ungkapan bahagia adalah pilihan, kadang orang butuh alasan untuk menjadi bahagia. Berikut beberapa di antaranya yang bukan sekadar motivasi belaka.

International day of happiness pertama kali dirayakan pada 2013 atas gagasan Jayme Illien, penasihat khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Ban Ki Moon, mantan sekretaris jendral PBB mengatakan bahwa kebahagiaan bagi seluruh umat manusia adalah salah satu tujuan utama PBB. Hari bahagia sedunia ini ditetapkan sebagai upaya untuk memahami betapa pentingnya kebahagiaan dalam hidup.

Ada banyak alasan mengapa Anda sudah sepatutnya merasa bahagia. Salah satunya, berhubungan dengan produktivitas.

Dalam kondisi bahagia, orang-orang lebih produktif. Ini membuat mereka cenderung berhasil mencapai tujuan ketimbang orang yang tidak bahagia.

Mengapa demikian? Salah satu penyebabnya adalah mereka tidak menghabiskan energi untuk mengeluh.

Orang bahagia juga memiliki kualitas hubungan yang lebih baik. Dengan pasangan, rekan kerja, teman, anggota keluarga, dan orang-orang yang dicintai.

Tak hanya itu, saat merasa bahagia, seseorang akan lebih sehat. Penelitian menunjukkan korelasi langsung antara kesehatan dan kebahagiaan.

Orang yang bahagia cenderung lebih memperhatikan diri mereka sendiri. Efeknya mereka jadi lebih sering berolahraga dan makan lebih sehat daripada orang yang tidak bahagia.

Bahagia juga berarti menurunnya tingkat stres. Ini membuat kulit lebih bersih. Sebaliknya, stres akan membuat orang terjaga pada malam hari dan ini bisa menyebabkan timbulnya jerawat.

Profesor psikologi David T. Lykken, penulis Happiness: the Nature and Nurture, mengatakan bahwa mencoba untuk menjadi lebih bahagia adalah seperti mencoba menjadi lebih tinggi. Masing-masing orang memiliki tingkat kebahagiaan yang berbeda, tetapi ada cara-cara yang bisa dilakukan agar lebih berbahagia.

Langkah pertama adalah membuat pilihan secara sadar untuk meningkatkan kebahagiaan. Selanjutnya, tanamkan rasa syukur setiap hari. Ucapkanlah syukur setiap hari atas apa yang telah dilalui. Hal sesederhana ini akan membuat Anda jauh dari keputusasaan.

Untuk jadi bahagia, seseorang perlu mendefinisikan kebahagiaan versi diri sendiri. Sebab, bila sudah tahu hal apa saja yang membuat seseorang bahagia, akan lebih mudah untuk menciptakan dan mempertahankannya.

Kemudian, maafkanlah orang-orang yang pernah melakukan kesalahan pada Anda serta lepaskanlah perasaan dendam yang selama ini disimpan. Jangan berkutat pada kemarahan, sakit hati, dan keinginan untuk membalas dendam.

Tip untuk memaafkan yang ditulis , psikolog klinis Everett Worthington Jr dalam buku Five Steps to Forgiveness adalah, ingat rasa sakitnya kemudian berempatilah pada tindakan dari sisi pelaku. Selanjutnya jadilah seorang altruis--mendahulukan kepentingan orang lain--dengan mengingat waktu dalam hidup ketika Anda dimaafkan serta berkomitmen untuk memaafkan.

Untuk berbahagia, Anda juga perlu membuang pikiran negatif. Guna membantu proses ini Anda bisa berlatih meditasi, pernapasan ritmis, yoga, atau teknik relaksasi untuk mengatasi kecemasan dan meningkatkan ketenangan.

Psikolog Mihaly Csikszentmihalyi mengatakan cara lain untuk lebih bahagia adalah melibatkan diri dalam aktivitas yang bermakna. Sebab orang akan lebih sibuk dalam tugas yang menantang kemampuannya.

Bahagia merupakan hal sederhana yang praktiknya bisa diterapkan pada kehidupan sehari-hari. Bagaimana Anda membelanjakan uang pun bisa berpengaruh pada kebahagiaan.

Misalnya, Anda membeli rumah atau mobil, setelah itu merasa bahwa keduanya kurang bagus atau kurang mewah. Perasaan itu akan membuat Anda tidak bahagia. Namun, jika uang digunakan untuk bertualang atau membelikan hadiah bagi orang-orang tercinta, sebenarnya membuat Anda lebih bahagia.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR