MODE

Sepatu Skin Heels yang serupa kaki bertanduk

Ilustrasi sepatu high heels.
Ilustrasi sepatu high heels. | fizkes /Shutterstock

Tren di dunia mode dan kecantikan berjalan seiring dengan kemajuan teknologi. Salah satu contoh nyata yang tengah ramai diperbincangkan adalah Skin Heels, sepatu serupa kaki.

Sekilas sepatu ini tampak ganjil, sebab Anda mungkin tak akan terlihat seperti mengenakan sepatu. Bentuknya benar-benar seperti kaki. Kemiripannya mulai dari kulit, kerutan, tekstur, lengkungan, hingga tahi lalat.

Bedanya, Skin Heels memiliki tanduk di bagian betis. Heels atau hak termaksud pun menyerupai daging yang seolah tumbuh dari bagian tumit.

Hanya ada garis batas yang terlihat samar di bagian pangkal paha dan menunjukkan bahwa itu bukanlah kaki sungguhan. Sepasang Skin Heels pun dibanderol harga yang cukup mahal bagi kebanyakan orang, US $10 ribu atau sekitar Rp152 juta.

View this post on Instagram

It's real

A post shared by Fecal Matter (@matieresfecales) on

Sepatu unik ini dibuat oleh Hannah Rose Dalton dan Steven Raj Bhaskaran, duo perancang di balik label Fecal Matter. Kedua desainer asal Montreal, Kanada, itu populer berkat karya-karya yang tak lazim.

Karya terbarunya ini termasuk ke dalam koleksi mode resmi pertama mereka bertajuk NON-HUMAN yang diluncurkan pada Rabu (24/10/2018).

"Lingkungan sosial memperlakukan kami seolah bukan manusia, hanya karena kami berbeda," ucap Bhaskaran dan Dalton menjelaskan alasan di balik pemilihan tema NON-HUMAN, seperti dikutip Dazed, saat peluncuran koleksinya.

Duo perancang yang selalu berdandan unik ini juga kerap mencoba untuk menghilangkan batasan antara kostum dan adibusana dengan cara di luar nalar.

Seperti kali ini, keduanya banyak mengambil inspirasi dari alien dan kehidupan di luar bumi. Ide itu digabungkan dengan pemikiran bahwa pada masa depan tubuh manusia akan berubah, seiring kemajuan teknologi dan pengaruh media sosial. Dari sana lahirlah sepatu prototipe Skin Heels.

Saat diwawancara Vogue, Bhaskaran pernah berkata bahwa labelnya yang berdiri sejak tiga tahun lalu kerap menerima pertanyaan masyarakat seputar keaslian foto-foto karyanya di Instagram. Sejumlah orang yang tak percaya bahwa rancangannya adalah nyata, bukan hasil sunting aplikasi pengolah foto.

Menjawab pertanyaan itu, Bhaskaran menyatakan bahwa mereka bisa saja mendapatkan tampilan ala alien dan menyuntingnya lagi sehingga terlihat benar-benar nyata.

"Tetapi pada saat bersamaan, selalu ada kecemasan dalam diri kami. Ada dorongan dari dalam diri kami untuk mengambil apa yang kami lihat di internet dan mencoba menciptakannya dalam kehidupan nyata. Itulah yang terajadi pada sepatu itu," jelasnya.

Ia juga menjabarkan, pembuatan sepatu-sepatu rancangannya memerlukan waktu yang panjang dan intens. Bahkan percobaan mencapai empat kali.

Setiap percobaannya termasuk membentuk silikon menyerupai masing-masing bagian tubuh yang diinginkan, membuatnya semirip mungkin dengan bentuk tubuh asli. Biasanya kaki Dalton, sang pasangan, yang jadi modelnya.

Duo itu juga bekerja sama dengan Sarah Sitkin, seniman ahli pembuatan replika bagian tubuh. Proyek terbarunya yang bertajuk "Bodysuits" bahkan menunjukkan bagian torso manusia yang sangat nyata.

Sebenarnya soal alas, belakangan ada sebagian yang juga menarik perhatian. Misalnya sepatu berhak tinggi sewarna kulit yang seolah ditumbuhi bulu-bulu.

Sepatu yang pernah dipamerkan pada Young Gods 2015 Exhibition di London ini merupakan rancangan seniman bernama Zhu Tian. Dilansir BBC, bulu itu merupakan rambut asli manusia.

Hal ini dilakukan Zhu untuk mempermainkan mereka yang memiliki ketertarikan seksual (fetish) terhadap sepatu hak tinggi.

View this post on Instagram

When you haven’t manscaped for days! #zhutian

A post shared by 🔪 (@larslala) on

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR