Suku bunga acuan turun, apakah ini saat tepat untuk membeli properti?

SPONSOR: BCA
Ilustrasi pengambilan KPR.
Ilustrasi pengambilan KPR. | Author /Shutterstock

Hingga kuartal ketiga tahun 2019, tercatat pemerintah melalui Bank Indonesia sudah tiga kali menurunkan suku bunga acuan yang saat ini berada di angka 5,00%. Apakah penurunan suku bunga acuan menjadi pertanda waktu tepat untuk membeli properti?

Meski Bank Indonesia sudah menurunkan suku bunga acuan BI 7-day (Reverse) Repo Rate sejak awal tahun, namun hingga September 2019, dampaknya terhadap bunga kredit pemilikan rumah (KPR) belum terasa. Padahal, penurunan suku bunga acuan diharapkan dapat mendongkrak penyaluran KPR.

Untuk membantu meningkatkan penyaluran KPR, selain menurunkan suku bunga acuan, pemerintah pun melonggarkan Loan to Value (LTV) dan Finance to Value (FTV) untuk pembelian rumah kedua. Kebijakan ini merupakan langkah lanjutan setelah pada 2018 Bank Indonesia melonggarkan LTV 100% untuk pembeli rumah pertama.

Pelonggaran LTV dan FTV dapat membawa angin segar bagi para calon konsumen. Pasalnya, kebijakan tersebut akan berdampak pada berkurangnya jumlah uang muka/ down payment (DP) yang harus dibayar calon nasabah atau konsumen. Dalam kebijakan yang akan berlaku pada Desember mendatang, calon pembeli rumah kedua hanya diharuskan membayar uang muka sebesar 10-15% dari harga rumah, tergantung pada luas rumah yang dibeli.

Kebijakan penurunan suku bunga acuan serta pelonggaran LTV yang dilakukan secara bersamaan bisa jadi merupakan sinyal positif untuk konsumen yang tengah mencari properti di pengujung tahun ini. Tidak dimungkiri penerapan kedua kebijakan tersebut diharapkan akan berdampak positif terhadap daya beli konsumen terhadap properti, baik rumah tapak, apartemen, maupun gedung perkantoran.

Kendati demikian, penerapan LTV akan tetap disesuaikan dengan kebijakan masing-masing bank. Anda yang tengah berburu hunian pertama bisa mulai melakukan pencarian bank yang memberikan kelonggaran DP serta bunga yang kompetitif dan cenderung stabil, seperti yang ditawarkan oleh KPR BCA.

Untuk pembelian rumah pertama, KPR BCA memberikan kelonggaran uang muka hingga 10 persen bagi calon nasabah. Tak hanya sampai di situ, KPR BCA juga memiliki sejumlah pilihan bunga yang dapat disesuaikan dengan rencana keuangan Anda.

Selain masalah uang muka dan bunga, menyesuaikan dengan gaya hidup serba digital saat ini, KPR BCA memiliki fitur pengajuan dan pemantauan aplikasi secara online. Tidak perlu menyambangi kantor cabang Bank BCA, Anda yang ingin mengajukan KPR dapat langsung mengisi formulir sesuai kebutuhan secara online yang kemudian akan ditindaklanjuti oleh pihak BCA.

Bahkan, bagi Anda yang masih limbung dan ragu apakah plafon yang Anda ajukan akan disetujui atau tidak, Anda juga bisa langsung melakukan simulasi KPR melalui website yang tersedia untuk mengetahui plafon yang sesuai dengan pendapatan bulanan Anda.

Untuk mendapatkan informasi dan promo terbaru dari KPR BCA, Anda dapat mengunjungi tautan berikut ini.

SPONSOR: BCA
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR