Susu oat, alternatif susu nan populer

Ilustrasi oat milk.
Ilustrasi oat milk. | Oleksandra Naumenko /Shutterstock

Susu oat adalah salah satu penggganti susu sapi. Popularitasnya kini kian menanjak. Mari menilik kandungan di dalamnya.

Meski sama-sama tergolong serealia, oat berbeda dengan gandum. Oat adalah biji sereal utuh, sementara gandum adalah tanaman rerumputan.

Susu oat adalah alternatif susu bebas kacang, terbuat dari oat yang disaring. Proses mengubah oat menjadi susu sebenarnya cukup sederhana, bukan tak mungkin Anda berswakriya membuatnya.

Ada yang menggunakan oat steel cut atau rolled oats. Cukup rendam oat dalam air, campur sampai halus, saring sisanya, dan susu oat siap diminum. Hasilnya bisa disimpan di lemari es, dan masih bagus untuk dikonsumsi hingga empat hari.

Susu gandum dalam kemasan biasanya diperkaya dengan vitamin dan mineral lain. Terkadang juga mengandung zat tambahan yang memperpanjang usia simpan dan membuatnya lebih manis.

Susu oat begitu digemari sebagai pengganti susu sapi karena beberapa alasan. Pertama, kandungan lemaknya lebih rendah.

Kedua, susu oat mengandung protein lebih tinggi daripada kebanyakan varietas susu nabati lain seperti susu almon dan santan. Pun demikian, kandungan protein susu kedelai, susu protein kacang polong, dan susu sapi masih tetap lebih tinggi.

Bagaimanapun, karena proses pengolahan, susu oat bisa menjaga semua serat larut. Alhasil, susu oat adalah salah satu yang memiliki kandungan serat tertinggi di antara semua jenis susu. Termasuk susu almon, santan, bahkan susu sapi.

Susu oat bisa jadi alternatif susu dengan rasa enak dan tekstur lebih baik yang akan membuat Anda kenyang lebih lama. Susu oat juga kaya akan beta-glukan, yang dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap terkendali.

Peminum susu oat tidah hanya mendapatkan manfaat nutrisi. Susu oat juga lebih lembut dan manis. Tak heran jika susu oat banyak digemari para pencari alternatif susu hewani.

Meskipun banyak mengandung nutrisi, susu oat cenderung memiliki kalori lebih tinggi. Satu cangkir susu oat memiliki sekitar 130 kkal. Sementara susu almon dan susu kedelai--tanpa pemanis--masing-masing hanya mengandung sekitar 30 dan 80 kalori.

Jadi, manakala sedang berusaha mengurangi asupan kalori, susu oat bukanlah pilihan yang tepat. Tak lupa, sebaiknya memeriksa label kandungan nutrisi jika mengonsumsi susu oat.

Susu oat aman dikonsumsi oleh penganut pola makan vegetarian, vegan, dan bebas gluten. Juga bagi yang memiliki alergi kacang.

Pelaku diet keto tidak diperbolehkan minum susu oat. Sebab oat tergolong serealia yang terlarang.

Bagi yang sekadar ingin icip-icip, susu oat sangat cocok sebagai padanan kopi karena teksturnya yang kaya. Konsistensi susu oat yang lebih berat menjadikannya sempurna untuk membuat latte art, juga dicampurkan ke dalam es kopi atau es latte.

Karena memiliki rasa yang lebih manis, susu oat juga cocok sebagai campuran smoothie dan matcha latte.

Kecuali jika pola makan Anda dibatasi kesehatan, susu oat bebas dikonsumsi. Namun, apapun yang terlalu banyak bisa berefek tak baik.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR