Gigi berlubang pada anak bisa berisiko fatal

Ilustrasi.
Ilustrasi.
© JRP Studio /Shutterstock

Gigi berlubang pada anak memang cukup banyak ditemui di antara masyarakat Indonesia. Namun, saking umumnya, sebagian orangtua tak terlalu memerhatikan masalah ini pada anak. Padahal, dalam keadaan tertentu, masalah gigi berlubang bisa berakibat fatal, loh.

"Masalah karies (pembusukan atau perusakan pada tulang atau gigi) pada anak berpotensi mengancam jiwa. Ini bisa dan memang terjadi di masyarakat. Awalnya gigi berlubang, namun bisa mengakibatkan infeksi yang berbahaya," kata Koordinator Bamed Dental Care, drg. Ahmed Setia Bakti, Sp.BM di Jakarta, Selasa (28/2/2017).

Lubang pada gigi hingga muncul masalah bisa berlangsung sekitar enam bulanan. Setelah itu kemudian bisa muncul lubang yang lebih besar dan mengenai saraf. Dibiarkan tak dirawat ditambah berbagai masalah, akan terjadi infeksi dan muncul nanah.

"Ketika gigi berlubang dan bernanah, akan muncul pembengkakan di area rongga mulut anak. Nanah akan mencari jalan keluar dan biasanya mengarah ke area lemah pada tubuh. Area yang biasanya dituju adalah rongga wajah. Ketika ada pembengkakan di area wajah, maka bisa terjadi penghambatan rongga napas. Hal ini berisiko terjadi kematian," lanjut drg. Ahmed.

Infeksi atau radang ini juga bisa menimbulkan masalah di pembuluh darah. Ketika ini terjadi, imbuh dr. Ahmed, bisa mengganggu fungsi-fungsi tubuh dan mengakibatkan masalah fatal pula.

"Kejadian-kejadian ini terjadi di masyarakat. Tindakan kuratifnya adalah pembedahan. Agar hal-hal itu tidak terjadi, lebih penting untuk melakukan tindakan preventif yang ada di tangan orangtua," lanjutnya.

Beberapa hal preventif yang perlu dilakukan orangtua bukan sekadar menyikat gigi, loh. Tindakan pencegahan masalah penyakit mulut dan gigi yang perlu dilakukan adalah dari sisi promosi kesehatan dan perlindungan gigi.

Promosi kesehatan yang dimaksud adalah: memperkaya diri dengan pengetahuan Oral Hygiene Instructions (OHI/pengetahuan tentang kesehatan mulut dan gigi) juga Dental Health Education (DHE), dan rekomendasi diet

Tindakan preventif lainnya adalah dari sisi perlindungan gigi, yakni dengan pemberian fluor topikal, memberikan sealant pada gigi anak bila diperlukan, menggunakan alat bantu interdental, dan mendampingi anak menyikat gigi hingga sekitar usia 8 tahun.

x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.