CITRA TUBUH

Tato kutikula kuku mengetren lagi

Ilustrasi
Ilustrasi | OZMedia /Shutterstock

Dari masa ke masa, tren tato berubah. Namun, tato kutikula bisa dibilang tren tato paling imut-imut yang pernah ada dan kini kembali lagi.

Sesuai namanya, tato ini dibuat pada kutikula kuku. Penyanyi Rihanna adalah salah satu pencetus tren pada 2013 kala ia memamerkan tato kutikula yang membingkai bagian bawah kukunya lewat unggahan di Instagram.

Tato kutikula milik Rihanna berdesain tribal. Bentuknya berupa titik-titik kecil yang membingkai batas kuku, mengerucut ke bawah pada masing-masing jari di tangan kanannya.

Tato yang dibuatnya di Selandia Baru itu dibuat dengan desain suku Maori. Rihanna membuatnya dengan cara asli layaknya suku Maori, menggunakan pahat, pigmen tinta dan palu.

Tak hanya membingkai bagian bawah kutikula kuku, Rihanna membuat desainnya bersambung hingga pergelangan tangan. Sekilas mirip seni mehndi dari India yang dibuat menggunakan henna.

Bedanya, mehndi sifatnya tidak permanen seperti tato. Mehndi juga dibuat memenuhi lengan, tidak hanya di sekitar kutikula kuku saja.

Biasanya mehndi merupakan bagian dari seremoni pernikahan di India. Selain itu, negara-negara Timur Tengah dan Afrika juga mengenal seni mehndi walau dengan nama berbeda.

Menurut periset Joann Fletcher dalam wawancaranya dengan Smithsonian Magazine pada 2007, tato di tangan sebenarnya bukan hal baru. Peru dan Chili adalah dua negara yang mengenal budaya ini sejak berabad-abad lalu. Kata Fletcher, suku Indian Inuit juga mengenal tato tangan yang desainnya terdiri dari titik, garis, dan hati.

Selain Rihanna, aktris dan musisi Zoe Kravitz juga punya tato kutikula. Dia menuliskan huruf demi huruf pada kesepuluh jari-jarinya dengan nama bandnya, Lolawolf.

Ia juga menambahkan titik hitam kecil di atas masing-masing hurufnya. Daily Mail melansir, tren tato jari minimalis ini sempat sangat populer sampai-sampai salon kuku menciptakan versi tidak permanen untuk para peminatnya.

Kini, Anda dapat menemukan banyak sekali foto tato kutikula di feed instagram. Jika anda mencari tagar cuticletattoo, ada ratusan foto dengan desain tato imut-imut yang beragam.

Seperti halnya Rihanna, Allure melansir, banyak desain yang tidak sekadar membingkai bagian bawah kuku, tapi juga menghiasi bagian jari lain.

Selain tampak minimalis namun keren, tato kutikula juga dapat membuat manikur atau hiasan kuku tampak lebih menonjol. Tapi, jika Anda berminat menato kutikula, ketahuilah betapa sakitnya proses tersebut.

Bagian-bagian tubuh yang minim daging, lebih pada tulang berbungkus kulit, layaknya jari-jemari adalah bagian yang paling sakit saat ditato. Dermatologis Dr. Anna Avaliani mengonfirmasi hal ini.

"Semakin sedikit lemak pada bagian tubuh itu, semakin sedikit pula bantalannya. Jadi jika Anda tak tahan sakit, sebaiknya jangan," ujarnya dinukil Teen Vogue.

Metro melansir, kebanyakan seniman tato yang bagus akan mempertanyakan keseriusan niat Anda sebelum menato jari. Biasanya mereka tak bersedia menato jari seseorang yang belum pernah ditato.

Selain karena lebih sakit, tato di jari juga akan selalu terlihat. Jadi, walau kecil butuh komitmen besar untuk menato kutikula kuku atau bagian jari lainnya.

Namun, menurut Lily Valiere yang sudah menato kutikula kukunya, rasa sakitnya tak seberapa. Dia mendeskripsikan rasanya tak nyaman, seperti luka tergores kertas yang kecil kecil tapi banyak.

"Dibandingkan dengan tato di bagian rusuk, ini tidak ada apa-apanya. Rasanya hanya sedikit mengganggu," ujar Lily pada Today. Lily mendapatkan inspirasi menato kutikula kukunya dari bibinya yang berusia 70 tahun dan memiliki tato di salah satu kutikula kukunya.

Anda tak perlu khawatir membayangkan sakitnya kutikula kuku tertusuk jarum tato, karena ada opsi bebas sakit yang bisa Anda coba. Misal dengan menggunakan henna.

Opsi lain, menggunakan stiker. Ya kini telah tersedia stiker tato untuk kutikula kuku. Desainnya juga beragam.

Pertimbangan lain sebelum menato jari atau kutikula kuku adalah, tato cenderung lebih cepat memudar. Sebabnya, jari-jari hampir selalu terpapar matahari.

Tak hanya itu, sehari-hari tangan melakukan begitu banyak aktivitas dan terpapar oleh banyak hal mulai dari sabun, losion, dan lain sebagainya. Jadi, pastikan Anda masih tetap akan senang melihat desain tato yang pudar.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR