CITRA TUBUH

Tindik jari gantikan fungsi cincin kawin

Ilustrasi cincin pernikahan konvensional.
Ilustrasi cincin pernikahan konvensional. | Syda Productions /Shutterstock

Tren cincin pernikahan silih berganti. Menurut The Knot, ada 17 model yang paling diminati. Model cincin tersebut antara lain yang bernuansa rose gold, yang bermatakan berlian di tengahnya, berlian kecil di sekelilingnya, atau yang berbentuk kotak. Meskipun demikian, di Indonesia tampaknya cincin sederhana tanpa permata masih jadi primadona.

Kali ini, seperti dilansir Independent, ada jenis cincin pertunangan dan pernikahan baru yang kabarnya mulai menjadi tren di kalangan milenial, terutama di Eropa. Bukan cincin biasa yang melingkari jari, cincin penanda komitmen sebuah hubungan cinta itu dipasang dengan cara yang lebih menyakitkan. Namanya cincin tindik jari.

Tak diketahui bagaimana awalnya, tetapi kini di Instagram, ada lebih dari 3.400 foto bertagar #fingerpiercing atau tindik jemari.

Tindik ini sebenarnya masih termasuk ke dalam kategori tindik dermal atau mikrodermal, yang berarti penindikan di area kulit yang datar menggunakan perhiasan jangkar. Tindikan dilakukan dengan menusuk permukaan kulit dengan jarum khusus untuk memasang perhiasan bermodel jangkar.

Perhiasan ini tak ditusuk hingga menembus bagian kulit lain. Hanya dengan satu lubang, perhiasan dimasukkan dan dibiarkan seperti itu.

"Jangkar (perhiasan khusus) mikrodermal aman dan tubuh pun akan menahannya selama bertahun-tahun, selama tindik tersebut berada di tempat yang ideal dan menggunakan material khusus implan berbahan titanium," jelas seorang penindik profesional Billy DeBerry dari Fallen Sparrow Tattoo, Florida, Amerika Serikat kepada People.

Soal rasa sakit, lelaki bertato ini mengatakan bahwa kadar sakitnya bisa berbeda pada setiap orang.

A post shared by @fili.loveskush on

Tindik dermal juga bisa dipalikasikan di daerah jari, pelipis, di antara kedua mata, dada, punggung dan sebagainya. Baru belakangan ini tindik dermal di jari dimanfaatkan sebagai pengganti cincin pernikahan dan pertunangan.

DeBerry pun mengakui hal tersebut. Ia menyebutkan bahwa sudah sejak sepuluh tahun lalu ia melakukan tindik dermal kepada klien-kliennya. Tetapi baru belakangan ia menyadari bahwa tindik dermal semakin populer di media sosial.

Untuk melakukan tindakan ini mereka yang berminat perlu mendatangi seorang ahli. Akan tetapi banyak yang mengabaikannya.

"Pertama, tindakan ini tidak dilakukan oleh seorang dokter, dan ini adalah prosedur operasi," jelas seorang ahli dermatologi Dr. Monica Halem mengungkapkan kekhawatirannya dalam wawancara dengan WCBS (h/t Fox5.com)

"Ada banyak struktur penting yang berada di bawah lapisan kulit yang dapat dengan mudah rusak, seperti tendon," sambungnya.

Selain proses tindik, permata yang dipasang pun kadang kala dapat membahayakan Anda.

Seorang YouTuber yang populer dengan nama Pink Barbie Doll pernah terpaksa membuang tindik dermalnya karena merusak kulitnya. Menurutnya, tanpa sengaja anting yang terpasang lepas dari kulit dan terinfeksi karena terlalu sering terantuk dan tergesek benda lain saat ia bergerak.

Di Amerika Serikat, Anda harus menggelontorkan dana sebesar US $100 atau sekitar Rp1,3 juta di tempat khusus tindik, belum termasuk harga antingnya. Untuk menggantikan cincin pernikahan atau tunangan, gantilah mata perhiasan dengan permata sesuai pilihan Anda.

Sedangkan di Indonesia tampaknya belum terlalu banyak ahli yang bisa melakukannya. Salah satu toko perhiasan yang cabangnya tersebar di Indonesia pun tak menyanggupi untuk melakukan proses tindik dermal.

"Kami hanya melayani tindik dengan jarum dan tembak. Kalau dermal kami belum bisa dan enggak ada antingnya," jelas salah satu pegawai, yang meminta namanya tak disebutkan, saat dihubungi Beritagar.id melalui telepon.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR