HIDUP PRODUKTIF

Tip mengatur waktu agar lebih efisien

Manejemen waktu
Manejemen waktu | ImageFlow /Shutterstock

Dalam kehidupan sehari-hari yang padat aktivitas, orang butuh manajemen waktu yang baik agar dapat menyelesaikan berbagai kegiatan sesuai target.

Manajemen waktu yang baik juga merupakan dasar dari keberhasilan seseorang.

Namun, bagaimana bila Anda termasuk orang yang sulit mengatur waktu?

Tidak efektif mengatur waktu bisa mempersulit diri sendiri, misalnya, ketika pekerjaan sedang banyak dan Anda memiliki agenda pribadi yang terlanjur sudah janji hadir.

Kondisi yang demikian bisa kacau bila Anda tak pintar mengelola waktu.

Salah satu alasan mengapa seseorang bisa punya manajemen waktu yang kurang efisien karena pada dasarnya memiliki kebiasaan buruk sehingga sulit diatur.

Bila ingin mengubah kebiasaan dengan belajar manajemen waktu, Anda bisa memulai langkah dengan melakukan evaluasi.

Semua orang diberi waktu yang sama, yaitu 24 jam sehari. Bisa jadi, Anda bukan sangat sibuk tetapi kurang efisien dalam mengatur waktu.

Dalam sehari, Anda mungkin mengeluh bekerja sampai belasan jam sampai merasa lelah berkelebihan.

Namun, apakah semua waktu itu dihabiskan untuk bekerja? Atau bisa jadi Anda membuang banyak waktu untuk hal-hal yang tidak prioritas.

Untuk permulaan, catat semua kegiatan Anda berikut waktunya untuk tahu apa saja yang sebenarnya dilakukan dalam sehari.

Jika ditanya, berapa lama Anda menghabiskan waktu untuk membalas surel atau mengerjakan satu tugas kantor? Spontan, Anda menjawab lima menit. Padahal, kenyataannya, bisa saja Anda menghabiskan waktu hingga satu jam.

Usai fase evaluasi, masuk ke tahap perencanaan. Tulis di kertas atau gunakan aplikasi khusus untuk menjadwalkan waktu Anda dengan lebih efektif. Tujuannya, sebagai alarm yang pengingat tentang tugas atau janji penting.

Salah satu hal terburuk yang dapat Anda lakukan adalah bangun tanpa rencana harian.

Alih-alih fokus pada apa yang perlu dilakukan, Anda berjalan tanpa tujuan dan mengurus hal-hal yang lebih sepele.

Anda bisa membuat jadwal mingguan yang yang terdiri dari tugas-tugas penting, seperti mencuci pakaian, membersihkan rumah, membeli bahan makanan, pergi mengunjungi orang tua, rapat keluarga, mengurus surat-surat, olahraga, hingga urusan pekerjaan.

Pilihan lain adalah membuat rencana setiap malam untuk keesokan hari atau bisa juga pada hari sebelum beraktivitas. Tuliskan hal-hal apa saja yang perlu dikerjakan hari itu.

Dalam perencanaan, tentukanlah prioritas, mana yang sangat penting, lumayan penting, dan kurang penting. Hal ini berguna untuk menentukan tugas yang mana yang bisa dikerjakan terlebih dahulu.

Setelah rencana dibuat, cobalah agar terus konsisten sepanjang minggu. Saat memulai satu tugas, pastikan Anda fokus agar bisa selesai tepat waktu dan beralih ke tugas berikutnya.

Jika mulai terbiasa dengan aneka perencanaan, biasakan diri sendiri untuk memiliki target dalam setiap tugas. Pastikan Anda punya target untuk menyelesaikan tugas lebih awal agar tepat waktu.

Anda juga harus bisa menyingkirkan gangguan yang ada, misalnya, menggunakan media sosial, nonton film, mengobrol atau berbelanja daring. Gangguan seperti ini tanpa disadari membuang banyak waktu sehingga Anda merasa kekurangan waktu untuk mengerjakan hal lain.

Seseorang dengan manajemen waktu yang baik berbeda dengan perfeksionis. Sebab, Anda akan melakukan tugas dengan waktu lebih efisien, bukan berarti harus mengerjakan tugas terus menerus.

Anda juga harus berani menolak bila ada ajakan dadakan saat jadwal harian sudah padat atau sedang banyak tugas seharian. Keuntungan dari memiliki rencana kegiatan adalah Anda bisa mengatur jadwal keesokan harinya saat ada waktu luang.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR