Tren seturut film AADC 2

Salah satu adegan film AADC 2, di kedai kopi Sellie Coffee, Yogyakarta.
Salah satu adegan film AADC 2, di kedai kopi Sellie Coffee, Yogyakarta. | Potongan gambar dari film /AADC2.com

Tak hanya meraup keuntungan secara materil dengan nominal fantastis, film AADC 2 (2016) yang disutradarai Riri Riza juga menimbulkan efek bola salju. Busana pemain dan setting dalam film menjadi tren baru gaya hidup masyarakat Indonesia.

Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC 2) adalah salah satu film yang paling dinanti tahun ini. Pasalnya, film ini merupakan lanjutan cerita dari film sebelumnya yang pernah diputar 14 tahun silam. Penonton penasaran dengan kelanjutan kisah Rangga dan Cinta.

Setelah 14 tahun, kisah film ini tak kehilangan pesona. Selain laris manis, film yang dibintangi Dian Sastrowardoyo (Cinta) dan Nicholas Saputra (Rangga), ini menciptakan tren. Mulai dari gaya busana para pemainnya hingga tempat-tempat wisata.

Bahkan meme "Rangga Jahat" dari salah satu adegan film jadi viral lewat internet.

Syal bercorak batik warna warni yang dikenakan Cinta dalam film tersebut berhasil mencuri hati para perempuan. Jenama Sejauh Mata Memandang yang mengolah motif kain tradisional pun kian dikenal karenanya.

Yogyakarta, kota yang menjadi lokasi syuting sebagian besar adegan di film tersebut menjadi perhatian utama para penonton. Dampaknya, tempat-tempat wisata yang ditampilkan dalam film menjadi target wisata kekinian para pelancong.

Sebut saja Gereja Ayam yang menjadi tempat adegan romantis Rangga dan Cinta menghabiskan malam menunggu pagi. Sellie Coffee, kedai kopi tempat lahirnya "Rangga Jahat", pengunjungnya naik 50 persen dibandingkan sebelum AADC 2 tayang.

Begitu pula Restoran Bu Ageng, dan Sate Klathak yang merupakan tujuan wisata kuliner, ikut jadi populer berkat AADC 2. Tak ketinggalan Greenhost Boutique Hotel.

Hotel ini dikenal dengan konsep bangunan hijau dan kental karya seni. Hotel berlantai lima yang jadi lokasi syuting AADC 2 itu, berlokasi di kawasan Prawirotaman, satu dari sekian banyak pusat berkumpul komunitas seni dan kreatif di Yogyakarta.

BACA JUGA