KESEHATAN

Waspada kanker mengintai generasi milenial

Kanker
Kanker | SewCream /Shutterstock

Salah satu penyakit yang perlu diwaspadai generasi milenial saat ini adalah kanker. Sebab, menurut penelitian terbaru ada beberapa jenis kanker yang mengintai anak muda.

Penelitian yang diterbitkan dalam Lancet Public Health dari American Cancer Society menganalisis data 12 kanker terkait obesitas antara 1995 dan 2014, serta 18 kanker umum yang tidak terkait dengan berat badan.

Kemudian, ditemukan bahwa ada peningkatan kanker pada orang berusia 25 hingga 29 tahun, khususnya dalam jenis yang berkaitan dengan obesitas.

Dari 12 jenis kanker terkait obesitas yang diteliti, enam jenis menunjukkan lonjakan terbesar dalam jumlah untuk anak muda di Amerika. Jenis kanker yang dimaksud adalah kolorektal, endometrium, kandung empedu, ginjal, pankreas, dan multiple myeloma, kanker sel plasma yang biasanya muncul pada pasien berusia 60-an atau 70-an.

Orang Amerika berusia 25 hingga 29 tahun mengalami peningkatan terbesar pada kanker ginjal, dengan rata-rata peningkatan tahunan 6,23 persen, sementara orang berusia 30 hingga 34 tahun mengalami peningkatan multiple myeloma terbesar, yaitu 2,21 persen.

Selain itu, terjadi peningkatan kasus dua kanker yang tidak terkait dengan obesitas, yaitu kanker saluran pencernaan dan leukemia pada orang dewasa muda.

Meski tidak fokus pada penyebab dari peningkatan kanker, peneliti berhipotesis tren tersebut mungkin dipengaruhi oleh kelebihan berat badan dan obesitas.

Penelitian lain pada 2018 menemukan berat badan berlebih mungkin menyumbang hingga 60 persen dari semua kanker endometrium, 36 persen kanker kandung empedu, 33 persen kanker ginjal, 17 persen kanker pankreas, dan 11 persen dari beberapa mieloma.

Sedangkan pada kanker saluran pencernaan dan leukemia, para peneliti berhipotesis peningkatan penyakit autoimun, penggunaan antibiotik, dan paparan karsinogen lingkungan mungkin bisa jadi penyebabnya.

"Risiko kanker meningkat pada orang dewasa muda untuk setengah dari kanker yang berhubungan dengan obesitas, dengan peningkatan lebih curam pada usia yang semakin muda," kata penulis penelitian, Ahmedin Jemal, yang juga merupakan wakil presiden Program Penelitian Pengawasan dan Layanan Kesehatan untuk American Cancer Society.

Kata Jemal, risiko itu meningkat secara bertahap pada orang-orang yang lebih muda berturut-turut. Temuan ini bisa jadi peringatan dan berpotensi mengurangi kematian akibat kanker.

Secara keseluruhan, risiko kanker kolorektal, endometrium, pankreas, dan kandung empedu pada generasi milenial meningkat sekitar dua kali lipat daripada generasi sebelumnya pada usia yang sama.

"Studi ini menunjukkan kejadian kanker yang terkait dengan obesitas telah meningkat secara dramatis pada kelompok individu yang lahir dalam beberapa dekade terakhir," kata Dr. George Chang dari MD Cancer Cancer Centre, yang tidak terkait dengan analisis tersebut.

Namun, Chang memperingatkan untuk tidak melakukan generalisasi berlebihan berdasarkan studi epidemiologis. Ini karena penelitian tidak dirancang untuk menetapkan penyebab.

"Kami tahu ada banyak faktor yang terkait dengan obesitas dan kanker, seperti kurang olahraga dan pola makan yang buruk. Seberapa besar masing-masing faktor tersebut berkontribusi terhadap kanker kurang jelas."

Kanker pun dapat berkembang akibat genetik, usia, gaya hidup, dan faktor lingkungan. Selain itu, tingkat kanker kadang-kadang naik karena pemeriksaan yang lebih baik dan lebih banyak orang yang menjalani pemeriksaan untuk mendeteksi penyakit.

Generasi milenial mungkin bisa mengambil sisi positif dari penelitian ini untuk lebih awas terhadap kanker dan menjaga berat badan tetap sehat.

Meski memang tidak semua kanker bisa dicegah, upaya preventif tetap bisa dilakukan untuk membantu mengurangi risiko.

Peneliti pun mendorong para dokter untuk terus memantau berat badan pasien dan memberi nasihat tentang risiko kesehatan dari obesitas sambil mempromosikan aktivitas fisik dan perubahan diet.

Ingatlah bahwa menjaga berat badan sehat, mengonsumsi makanan bergizi, dan berolahraga secara teratur adalah faktor penting untuk mencegah kanker, berapapun usia Anda.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR