PERHELATAN

Wedding organizer belum tentu beres

| Tito Sigilipoe /Beritagar.id

KACAU | Zaman kian sibuk, makin sulit bagi setiap keluarga untuk mengatur sendiri pesta pernikahan anggotanya. Kalaupun ada panitia dari keluarga hanya untuk urusan inti. Lalu urusan selanjutnya dibereskan oleh wedding planner dan wedding organizer.

Meskipun begitu, keinginan "tahunya beres" dari pihak klien belum tentu terpenuhi. Dalam sebuah kasus di Palembang, Sumatra Selatan, pekan lalu, sekitar seribu tetamu tak disambut hidangan karena biro penyelenggara pesta malah kabur.

Pemilik biro penyelenggara itu seorang calon legislator — artinya calon pembuat undang-undang — bernama Riyani alias Uut. Perempuan itu calon anggota DPRD Kota Palembang dari Golkar. Korban dalam kasus itu tak hanya mempelai dan keluarga tetapi juga fotografer, pemilik mobil sewaan, serta penyedia pakaian sewaan.

Perihal kelakuan anggotanya, Ketua DPD Golkar Palembang M. Hidayat berkomentar, "Itu masalah pribadi dan bukan masalah partai. Namun jika melapor ke Golkar akan ditindaklanjuti."

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR