KESEHATAN PEREMPUAN

Wi-Fi meningkatkan risiko keguguran pada ibu hamil

MITRA: Woman Talk
Ilustrasi ibu hamil
Ilustrasi ibu hamil | Sianstock /Shutterstock

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Kaiser Permanente Division of Research di Oakland, California, AS, ditemukan bahwa Wi-Fi meningkatkan risiko keguguran pada wanita hamil hingga 50 persen.

Radiasi non ion dari daerah arus bermagnet (magnetic field/MF) yang juga dihasilkan oleh telepon genggam, sambungan listrik, dan tiang pemancar telepon genggam (BTS) diketahui dapat membuat tubuh stres.

Hal ini dapat menyebabkan kerusakan genetik yang berakibat wanita yang sedang hamil alami keguguran.

Dilansir oleh Dailymail, hasil penelitian yang diadakan Desember 2017 ini menunjukkan wanita yang terekspos radiasi MF tingkat tinggi memiliki 48 persen kemungkinan untuk kehilangan bayi dibanding mereka yang terekspos dalam tingkat rendah.

Radiasi MF, yakni semua orang pasti akan terpapar dalam satu poin aktivitas mereka, sempat dianggap sebagai salah satu pemicu kanker dan direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk dikaji lebih dalam mengenai efeknya terhadap wanita hamil.

Penelitian Kaiser Permanente menganalisa statistik paparan radiasi MF terhadap 913 wanita hamil yang berada dalam berbagai tahapan masa kehamilan. Beberapa partisipan sebelumnya sempat mengalami keguguran. Seluruh partisipan membawa alat yang disebut EMDEX Lite meter dalam beberapa kurun waktu tertentu. Alat ini mengukur paparan MF yang terkena setiap partisipan selama 24 jam tiap harinya.

Hasil paparan ini ditemani dengan masa kehamilan mereka. Sebagai kesimpulannya, 24,2% wanita hamil yang terpapar radiasi MF tingkat tinggi mengalami keguguran. Sedangkan presentase wanita yang terpapar radiasi MF tingkat rendah alami keguguran hanya 10,4%.

Ada beberapa hal sederhana yang disarankan bagi para wanita hamil lakukan untuk menghindari atau mengurangi paparan radiasi MF. Jauhkan telepon genggam dari area perut dan jangan simpan di dalam kantong baju atau celana. Matikan Wi-Fi jika tidak digunakan, terutama saat tidur.

Atur telepon genggam dalam mode pesawat jika tidak digunakan untuk menghentikan arus magnet atau sinyal bergerak. Berbicaralah melalui pengeras suara saat menelepon dan usahakan durasi obrolan tidak lama. Yang terakhir adalah hindari juga pemakaian telepon genggam di dalam mobil karena tingkat radiasi MF di dalam mobil sudah tinggi.

MITRA: Woman Talk
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR