Yang harus dipertimbangkan dalam memilih penyedia KPR

SPONSOR: BCA
Ilustrasi memilih penyedia KPR.
Ilustrasi memilih penyedia KPR. | Author /Shutterstock

Salah satu kegelisahan yang kerap dialami generasi muda adalah mengharapkan rumah idaman. Dengan permintaan yang semakin tinggi, harga properti di daerah perkotaan cenderung semakin mahal. Di sisi lain, kenaikan pendapatan tak berbanding lurus dengan kenaikan harga properti. Faktor ini membuat generasi muda semakin terhambat untuk membeli rumah idaman.

Sebetulnya, saat ini, tak perlu mengumpulkan uang tunai dalam jumlah besar untuk membeli rumah. Bagi mereka yang tersandung masalah biaya, fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bisa jadi pilihan untuk mewujudkan impian memiliki rumah idaman.

Akan tetapi, sebelum memutuskan untuk mengambil fasilitas KPR, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Misalnya, lokasi rumah, kondisi lingkungan sekitar, harga jual rumah, hingga penyedia produk KPR.

Inilah beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih bank penyedia KPR.

Reputasi baik dan jaringan yang luas

Jangan mudah tergiur dengan bunga yang ringan. Bank yang Anda pilih sebagai penyedia KPR harus memiliki reputasi yang baik. Ingat, ini persoalan uang yang jumlahnya relatif besar, juga menyangkut pembayaran yang harus dilakukan selama bertahun-tahun.

Kalau perlu, coba googling soal permasalahan yang pernah dialami penyedia KPR di bagian surat pembaca berbagai media.

Selain reputasi yang baik, penyedia KPR juga harus memiliki jaringan yang luas. Kalau perlu, bank yang cabangnya ada di mana-mana, serta menyediakan opsi pembayaran secara online yang lengkap sehingga akan memudahkan saat melakukan pembayaran.

Proses pengajuan mudah

Ini relatif penting, jika Anda butuh rumah secara cepat. Anda harus mengetahui berapa lama proses pengajuan berlangsung. Pada umumnya, proses pengajuan dan pengecekan bisa menghabiskan waktu setidaknya satu bulan. Sebaiknya, pilihlah bank yang punya proses pengajuan mudah dan tidak berbelit-belit.

Jangan lupa untuk memenuhi persyaratan dokumen yang diminta oleh bank sebelum mengajukan KPR, seperti KTP, NPWP, slip gaji, dan sebagainya.

Ketahui biaya administrasi dan biaya tambahan lain

Untuk memudahkan Anda mengatur arus kas pembayaran uang muka rumah, pastikan Anda mengetahui biaya administrasi yang dikenakan oleh bank. Biasanya biaya administrasi meliputi biaya provisi, biaya administrasi bank, biaya notaris, biaya pengecekan sertifikat, biaya pengikatan jaminan, biaya balik nama, dan biaya asuransi jiwa.

Cari tahu biaya penalti

Ini hal yang sering terlewat saat seseorang akan mengajukan KPR. Mereka lupa menanyakan biaya yang dikenakan jika sebagian atau seluruh pinjaman akan dilunasi sebelum jangka waktu cicilan KPR berakhir. Coba cari tahu, apakah penyedia KPR mengizinkan pelunasan lebih awal. Ini penting, sebab jika suatu saat Anda memiliki dana lebih, Anda sudah punya antisipasi terhadap biaya penalti.

Uang muka dan bunga ringan

Ini hal yang relatif paling penting dalam memilih pihak penyedia KPR. Sebelum memilih penyedia KPR, pastikan Anda memahami cara perhitungan suku bunga, jenis suku bunga yang diterapkan, baik itu tetap (fix) atau mengambang (floating). Kalau perlu, minta simulasi tabel cicilan yang menunjukkan besarnya cicilan bulanan dan sistem suku bunga yang diterapkan.

Suku bunga tetap adalah suku bunga yang dipatok pada tingkat tertentu selama masa kredit. Sementara, suku bunga mengambang adalah suku bunga yang nilainya didasarkan pada suku bunga di pasar uang domestik atau internasional.

Salah satu bank penyedia KPR dengan bunga ringan dan stabil adalah KPR BCA. Dengan uang muka ringan sebesar 10% dan bunga tetap yang relatif rendah, keinginan memiliki rumah pertama akan semakin mudah terwujud. Selain itu, sebagai bank swasta terbesar di Indonesia, BCA juga memiliki reputasi relatif baik dan jaringan luas.

Proses pengajuan KPR BCA pun sangat mudah karena bisa dilakukan secara online dan statusnya dapat dipantau secara real-time. Dengan KPR BCA, punya rumah impian bukan lagi angan-angan.

SPONSOR: BCA
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR