Apa beda selamat sore dan selamat petang?

Penggunaan ucapan selamat dalam penggalan waktu sehari berdasarkan rentang jam
© AR/Beritagar

Peringatan Proklamasi Kemerdekaan selalu berpaut dengan bahasa. Sejak akhir 1970-an (J.S. Badudu ) sampai 2014, masih saja ada beda penggunaan "HUT ke...".

Tahun ini masih ada beda cara, ada "HUT ke-69 RI" dan "HUT RI ke-69". Dari sisi kebahasaan, kedua cara ini memiliki arti yang berbeda. Nyatanya video unggahan Sabang News di YouTube (6/8/2014) berjudul Dirgahayu HUT RI Ke 69 Golkar Sabang.

Ya, penggunaan "dirgahayu", yang berarti "panjang umur", pun masih simpang siur. Silakan Anda cari manakah yang benar dari sisi nalar kebahasaan, bukan kelumrahan dan rasa kebahasaan. :D

Atas nama kebahasaan pula, artikel ini menggamit penggunaan selamat pagi, siang, sore, petang, dan malam. Sumbernya adalah tulisan Ivan Lanin (@ivanlanin ) dalam Tanja Bahasa (16/8/2014), yang merujuk artikel Ratih Rahayu, anggota staf Pembinaan Kantor Bahasa Provinsi Lampung, dalam Lampung Post, yang terarsipkan dalam Rubrik Bahasa (24/2/2010).

Promosi oleh akun @tanjanbahasa tentang jam ucapan selamat, melalui Twitter, ditanggapi oleh Tengku Alex Kobain (@alexcobain ): "Di Aceh sebelum pukul empat itu masih dianggap siang".

@tanjabahasa @ivanlanin Pengucapan itu bisa dipengaruhi kebiasaan/bahasa daerah. Di Aceh sebelum pukul empat itu masih dianggap siang.

-- Teungku Alex Koben (@alexcobain) August 16, 2014

Dirgahayu HUT RI Ke 69 Golkar Sabang
© Marketing SabangNews
MUAT LAGI
x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.