Duit garongan e-KTP bisa untuk 11 juta anak SD

HAK RAKYAT | Salah satu kejahatan dalam korupsi adalah mengorbankan hak rakyat atas pemanfaatan uang negara. Korupsi proyek e-KTP juga begitu, dalam kelas yang berat.
© Sandy Nurdiansyah /Beritagar.id

Uang yang dikorupsi dari proyek e-KTP, seniai Rp2,3 triliun, itu setara bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk 11 juta anak sekolah dasar pada 2016. Mereka terdiri atas 5,5 juta siswa SD dan 5,5 juta siswa madrasah ibtidaiyah (MI).

Selama ini SD di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sedangkan MI di bawah Kementerian Agama.

Jumlah anak sebanyak itu -- ya, 11 juta siswa -- adalah jumlah siswa pendidikan dasar yang menjadi sasaran penerima KIP.

Bantuan itu diberikan setiap semester. Untuk MI misalnya, setiap semester penerima KIP akan mendapatkan Rp225.000. Dalam setahun setiap penerima memperoleh dua kali, sehingga setelah dijumlahkan menjadi Rp450.000.

Angka tak sampai Rp500.000 setahun itu kecil atau besar? Para terdakwa, terutama yang kelak menjadi terpidana, dalam kasus korupsi e-KTP semoga bisa menjawabnya.

Catatan Redaksi: Infografik telah diganti karena ada revisi. Anggaran KIP Kemenag dalam versi sebelumnya tertulis Anggaran KIP Kemendikbud.

x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.