KESEHATAN

Infografik: Hari Diabetes Sedunia, penderita meningkat

Prevalensi diabetes melitus di Indonesia meningkat. Indonesia menduduki peringkat keenam dunia dalam hal jumlah penderita terbanyak.
Prevalensi diabetes melitus di Indonesia meningkat. Indonesia menduduki peringkat keenam dunia dalam hal jumlah penderita terbanyak. | Bagus Triwibowo /Beritagar.id

BEBAN KELUARGA | Hari Diabetes Sedunia tahun 2019 mengangkat tema Diabetes dan Keluarga. Prevalensi diabetes Indonesia meningkat dari tahun ke tahun. Butuh dukungan dari keluarga untuk membiasakan pola hidup sehat, baik bagi diabetesi (penderita diabetes) maupun anggota keluarga yang belum terkena diabetes.

International Diabetes Federation (IDF) mencatat saat ini setiap 8 detik ada orang yang meninggal akibat diabetes di dunia. Jumlah diabetesi di dunia naik menjadi 425 juta jiwa pada tahun 2017, namun banyak orang yang tidak sadar dirinya atau anggota keluarganya terkena diabetes.

Lima provinsi dengan prevalensi diabetes tertinggi adalah DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Jawa Timur. Penduduk di wilayah tersebut perlu memperhatikan pola konsumsi atau menjaga aktivitas supaya tidak diabetes.

Survei yang dilakukan IDF mengungkap bahwa 51% penderita diabetes yang terdiagnosa merasa membebani keluarga. Dua dari lima (43%) merasa cemas ketika terdiagnosa, dan 46% tidak ingin menyusahkan keluarga.

Sebelum diabetes semakin gawat atau menjadi komplikasi penyakit lainnya, anggota keluarga dapat mencermati gejala diabetes sejak dini, antara lain sering buang air kecil, cepat haus, lekas lapar, berat badan turun drastis, luka sulit sembuh, dan gejala lainnya.

Bentuk dukungan keluarga juga bisa melalui pola makan. Diabetesi bisa mempraktikkan 3J, yaitu mengelola Jadwal, Jumlah, dan Jenis makanan supaya asupan seimbang, sesuai kemampuan tubuh mengontrol gula darah.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR