Lima paket masalah RUU Pemilu

Pembahasan RUU Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) dibayangi kebuntuan. Tahapan pemilu serentak 2019, terlewati sudah.

Sesuai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Legislatif yang sampai saat ini masih berlaku, tahapan pemilu sudah harus dimulai pada Juli 2017. Padahal pemilu 2019 nanti, tak sekadar pemilu legislatif. Pemilu 2019, menjadi pemilu pertama yang membarengkan pemilihan presiden dengan pemilihan DPR, DPRD serta DPD.

Banyaknya hal krusial yang mesti diselesaikan, membuat pembahasan RUU Pemilu gabungan tersebut alot.

Upaya mengambil keputusan secara mufakat belum menemukan hasil. Akhirnya Ketua Panitia Khusus RUU Pemilu, Lukman Edy, mengumumkan 5 pilihan butir-butir krusial, yang apa boleh buat, mesti dilakukan voting pada sidang hari-hari ini.

Yang patut diperhatikan dalam pembuatan dasar hukum pemilu 2019, sesungguhnya tak sekadar menang atau kalah dalam voting. Kepentingan bangsa semestinya menjadi pertimbangan utama. Jiwa besar para elite politik dibutuhkan dalam menyelesaikan UU Pemilu ini.

x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.