Mengenal sejarah Relay Maraton

Mengenal sejarah relay marathon.
Mengenal sejarah relay marathon. | Gary RJ /Beritagar.id

Perlombaan Relay Maraton mungkin masih terdengar asing di telinga banyak orang. Relay Maraton merupakan lomba lari estafet yang berasal dari Jepang. Di negara asalnya, lomba lari ini juga dinamai Ekiden yang terdiri dari dua kata, yakni "Eki" yang artinya stasiun kereta dan "Den" yang berarti menyampaikan. Ekiden dahulu digunakan oleh sistem kurir pos di Jepang untuk menyampaikan barang secara berantai (relay) antar stasiun atau pos yang ditentukan.

Peserta lomba Relay Maraton atau Ekiden terbagi dalam tim yang terdiri dari sejumlah pelari yang akan bekerjasama untuk menyelesaikan perlombaan dengan jarak 42,195 km. Berbeda dengan lari estafet yang menggunakan tongkat, sebagai penanda, para pelari Ekiden akan menggunakan tatsuki (selempang) yang akan dioper kepada pelari berikutnya.

Di Indonesia lomba Relay Maraton masih merupakan sesuatu yang baru, namun sangat diminati para pelari. Oleh karena itu, Tiket.com akan mengadakan ajang Tiket.com Kudus Relay Maraton (TKRM) untuk pertama kalinya di Kudus, Jawa Tengah pada 21 Oktober 2018. Daftarkan diri Anda sekarang juga melalui situs www.tiket.com/TKRM.

Catatan redaksi: Beritagar.id merupakan mitra media ajang Tiket.com Kudus Relay Maraton (TKRM).
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR