Pilkada DKI: pemilih di Jakpus paling sedikit

CEKAK | Jumlah pemilih dalam putaran kedua Pilkada DKI 2017: Jakarta Pusat paling sedikit.
© Sandy Nurdiansyah /Beritagar.id

Jakarta Pusat (Jakpus), sesuai namanya, adalah pusatnya Ibu Kota. Istana kepresidenan, sebagian kantor kementerian, sebagian kedutaan asing, dan sejumlah kantor kompeni besar asing, ada di sana. Rumah dinas gubernur juga di Jakpus.

Pada Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017, 15 Februari lalu, yang ternyata menjadi putaran pertama, Jakpus dimenangi oleh pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat (42,98 persen).

Lalu menyusullah Anies Rasyid Baswedan - Sandiaga Salahuddin Uno (39,18 persen). Sedangkan Agus Harimurti Yudhoyono - Sylviana Murni menjadi si bontot (17,84 persen).

Pentingkah Jakpus dalam putaran kedua, besok Rabu 19 April? Nanti dulu. Penting dari sisi apa, lagi pula ada enam wilayah elektoral setingkat kota dan kabupaten yang tercakup ke dalam Pilkada DKI.

Kalau dari sisi jumlah pemilih, Jakpus itu paling cekak: hanya 757.515 orang (luas 50,2 km2). Artinya pemilih di Jakpus sekitar seperdua-setengahnya pemilih di Jakarta Timur (luas 187,75 km2). Namun pemilih di Japkus 42 kalinya pemilih di Kepulauan Seribu (luas 11,8 km2).

Tentu, yang jadi ukuran bukan luas wilayah melainkan jumlah penduduk. Selebihnya silakan mengotak-atik angka dengan becermin pada perolehan putaran pertama dan lalu lintas perkabaran, pun termasuk hasil survei menuju putaran kedua.

MUAT LAGI
x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.