Siapa paling terdampak FUP

SIMULASI FUP | Bagaimana FUP atau Fair Usage Policy berlaku untuk tiga tipe pengguna.
© Antyo /Beritagar.id

Pemberlakuan sistem FUP (Fair Usage Policy) pada paket internet IndiHome "unlimited" oleh PT Telkom Indonesia mengundang kontroversi. Sebuah petisi daring bahkan dibuat untuk memprotes kebijakan tersebut. Meskipun, penyedia jasa akses internet yang lain juga menerapkannya.

Pihak Telkom dituding telah melakukan pembohongan publik kepada pelanggan, khususnya untuk promo paket 10Mbps unlimited dengan penerapan FUP mulai dari penggunaan melebihi 300 GB (Gigabyte).

Sementara, menurut pihak Telkom, kebijakan ini diambil untuk mencegah pengguna agar tidak menyalahgunakan layanan internet yang diberikan. "Misal, terus menerus melakukan streaming dan mengunggah/mengunduh video tanpa henti," kata Vice President of Consumer Marketing and Sales, Telkom, Jemy Confido.

Perilaku yang dianggap tidak wajar inilah yang ingin ditertibkan dengan FUP. Di laman IndiHome dijelaskan, untuk layanan dengan kecepatan 10Mbps, misalnya, penggunaan yang wajar diberikan hingga 300 GB.

Penggunaan lebih dari 300 GB hingga 400 GB, kecepatannya diturunkan 25% (7,5Mbps). Lebih dari 400 GB, kecepatan turun lagi menjadi 40% (3Mbps) unlimited.

Dengan asumsi kecepatan 10Mbps dan batas pemakaian FUP 300 GB, simulasinya kami sajikan dalam infografik. Tipe pengguna ketiga, adalah pengguna yang paling terdampak. Mereka inikah yang disebut pelanggan dengan penggunaan tak wajar?

x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.