Berlian bisa deteksi kanker dini

Berlian bisa deteksi kanker dini
Berlian bisa deteksi kanker dini | Shutterstock

Berlian memang istimewa. Selain untuk dijadikan perhiasan, kini para peneliti berhasil menemukan manfaat lain berlian.

Penelitian yang diterbitkan di jurnal ilmiah Nature Communications itu menyebutkan batu mulia yang terkenal akan kilaunya itu ternyata bisa digunakan untuk mendeteksi tumor yang berpotensi kanker dengan cara pemindaian menggunakan magnetic resonance imaging (MRI)

Berlian yang digunakan untuk menunjang scan MRI memang bukan berlian asli, melainkan versi sintetisnya saja. Penelitian terbaru dari University Sydney mengungkap caranya seperti dilansir Liputan6.

David Reilly dari University of Sydney di Australia mengatakan,"Kami tahu berlian nano bisa digunakan sebagai pengantar obat ketika proses kemoterapi karena sifatnya yang non-toxic dan non-reactive. Kami pikir kami bisa menggunakan bahan non-toxic ini karena menyadari berlian memiliki karakteristik magnetik yang membuatnya bisa dijadikan suar pada MRI."

"Kami pikir kami bisa membangun sifat-sifat non-toksik menyadari bahwa berlian memiliki karakteristik magnetik memungkinkan mereka untuk bertindak sebagai pendeteksi di MRI," lanjut Reilly seperti dilansir Viva.

Para peneliti mengalihkan perhatian mereka ke hyperpolarising nano-berlian, proses penyelarasan atom dalam berlian sehingga mereka membuat sinyal terdeteksi oleh pemindai MRI.

"Dengan melampirkan berlian molekul hyperpolarised menargetkan teknik scan kanker ini dapat memungkinkan pelacakan gerakan molekul dalam tubuh," ujar penulis studi Ewa Rej.

"Ini membuka jalan bagi kita untuk memberi petunjuk tentang adanya kanker, jauh sebelum ia mengancam jiwa," kata Reilly seperti diwartakan BeritaSatu.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR