TANAMAN OBAT

Ramuan pasak bumi terbukti sembuhkan disfungsi ereksi

Pasak Bumi
Pasak Bumi | Wikimedia

Bahan-bahan tradisional nampaknya kini menjadi pilihan yang tepat untuk menyembuhkan penyakit di samping obat-obat berbahan kimia yang bisa didapatkan di apotek.

HarianJogja.com mewartakan dosen Farmakologi dan Toksikologi Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, dr. Setyo Purwono, M.Kes., Sp.PD., berhasil melakukan penelitian terhadap khasiat dan keamanan ekstrak air akar pasak bumi (Eurycoma Longifolia Jack) untuk mengatasi gangguan fungsi seksual pada pria.

Di beberapa daerah, pasak bumi juga sering disebut sebagai tongkat ali.

Penelitian ini melibatkan 109 pasien yang berumur 30-60 tahun yag mengalami gangguan fungsi seksual yang berobat di klinik impotensi, klinik geriatric, RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Dari jumlah tersebut hanya 36 pasien yang bersedia menjadi subyek penelitian.

Lalu para pasien ini diberikan ekstrak air akar pasak bumi terstandar eurikumanon 2%, sebesar 1,2 gram sebanyak 2 kali sehari selama 1-2 minggu. Hasilnya ekstrak pasak bumi tersebut ampuh meningkatkan fungsi seksual pasien disfungsi seksual.

"Pemberian ekstrak air pasak bumi ini aman bagi pasien dan tidak mempengaruhi kadar testosteron pasien disfungsi seksual," kata Setyo dalam ujian terbuka untuk memperoleh gelar derajat doktornya di Fakultas Kedokteran UGM seperti dikutip dari GoRiau.com.

Menurut Setyo, mekanise kerja esktrak akar pasak bumi dalam mengatasi disfungsi seksual dengan cara meningkatkan fungsi ereksi melalui mekanisme vasodilatasi.

Seperti diketahui, peningkatan fungsi ereksi dapat terjadi apabila ada peningkatan gairah seksual akibat stimulus neurotransmitter di saraf pusat atau melalui peningatan vasodilatasi sel otot polos, endotel pembuluh darah penis dan fibroelastis korpus kavernosum.

Adapun pasien setelah diberi perlakuan esktrak air pasak bumi setelah 7 hari terjadi perbaikan fungsi orgasme meski secara statistik peningkatan ini belum signifikan.

Meski begitu, kata Setyo, penelitian yang dilakukannya ini dapat memperoleh sediaan esktrak akar pasak bumi terstandar yang dapat memberikan manfaat klinik untuk para penderitra gangguan seksial.

"Bisa dikembangkan sebagai sediaan obat alam secara komersial," katanya kepada Viva.co.id.

Sementara dalam penelitian ini menurut DNABerita.com bentuk sediaan ekstrak air akar pasak bumi yang diberikan ke pasien dalam bentuk kapsul setelah sebelumnya ekstrak air pasak bumi 2% eurikumanol tersebut dikeringkan terlebih dahulu berat kapsul rata-rata 0,62 gram.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR