Gurihnya Soto Betawi Haji Husen

Soto Betawi Haji Husen di Jalan Padang Panjang, Manggarai, Jakarta Selatan (14/10/2015).
Soto Betawi Haji Husen di Jalan Padang Panjang, Manggarai, Jakarta Selatan (14/10/2015). | Beritagar.id/Poernomo Gontha Ridho

Dagingnya gurih dan empuk. Kuahnya kuning. Di atasnya bertabur emping. Inilah Soto Betawi Haji Husen. Bila Anda suka paru, jangan lupa untuk menambahkannya. Parunya digoreng kering tapi tidak keras. Rasanya makin mantap bila dimakan bersama kuah dan nasi putih hangat. Kalau kata Pak Bondan, "Maknyusss."

Soto Betawi Haji Husen salah satu kedai soto betawi terkenal di Jakarta. Berbagai media merekomendasikan kedai yang terletak di Jalan Padang Panjang, Manggarai, Jakarta Selatan ini. Detik, misalnya, menuliskan soal aroma soto betawi Haji Husen yang mengelitik hidung, rasanya gurih enak dengan aksen manis.

Kontan tak jauh beda, kuah soto kuning kecokelatannya menggoda selera. Rasanya gurih. Legit dan tidak enek. Kontan mengingatkan jangan lupa sebelum menyantapnya menambahkan kecap, perasan jeruk limau, sambal atau acar sesuai selera. (Kalau saya plus kerupuk putih yang tersedia di meja)

Selain daging dan paru, Anda juga bisa menambahkan jeroan seperti usus dan babat. Anda juga bisa meminta kikil dan lidah sapi. Semua potongan tersebut terlebih dulu digoreng. Bila Anda tidak suka dengan jeroan sapi, Anda bisa memilih daging saja, atau daging paru saja. Sesuai selera.

Soto Betawi Haji Husen di Jalan Padang Panjang, Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2015).
Soto Betawi Haji Husen di Jalan Padang Panjang, Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2015). | Beritagar.id/Poernomo Gontha Ridho

Soto Betawi Haji Husen adalah kedai sederhana. Hanya ada meja-meja panjang dengan kursi panjang. Kapasitasnya sekitar 70 orang. Meski tanpa pendingin udara, setiap hari kedai ini disesaki pengunjung. Tak jarang bila waktu makan siang harus antre untuk mendapatkan tempat duduk. Dan biasanya saat akhir pekan: Sabtu dan Minggu habis pada pukul 14.00.

Seperti namanya, pemilik kedai ini adalah Haji Husen. Kepada Kompas, Husen menuturkan usaha dagang soto betawi yang digelutinya adalah usaha turun-temurun dari almarhum Kaiban, ayahnya. Ayahnya sudah berdagang soto Betawi di kawasan Manggarai sejak sekitar tahun 1940-an. Husen generasi keempat yang meneruskan usaha ini.

"Setelah bapak saya, dua kakak saya melanjutkan usaha. Kemudian menurun ke saya sejak 1964 hingga saat ini," ujar pria asli Pasar Rumput yang kini menetap di daerah Depok, Jawa Barat.

Semula kedai soto ini terletak di Jalan Minangkabau, Manggarai. Lalu pindah ke Jalan Padang tahun 1960 hingga 1970. Setelah 15 tahun pindah ke Jalan Sultan Agung, Manggarai dan terakhir ke Jalan Padang Panjang pada 1989 hingga sekarang.

Anda penasaran? Selagi akhir pekan Anda mungkin bisa datang ke Soto Betawi Haji Husen ini di Jalan Padang Panjang no.6C, Manggarai, Jakarta Selatan. Tak jauh dari SPBU Minangkabau. Harga per orang sekitar Rp30 ribu. Waktu buka pukul 07.00 WIB dan tutup pukul 21.00 WIB. Biasanya hari libur habis antara pukul 14.00 WIB sampai 17.00 WIB.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR