Ilustrasi sajian nasi goreng.
Ilustrasi sajian nasi goreng. Salni Setyadi / Beritagar.id
NASI GORENG

Ragam jenis nasi goreng

Dalam riset Prof. Murdijati Gardjito yang berjudul “Ragam nasi goreng Indonesia” (2018) menyebut ada 104 jenis nasi goreng di Indonesia. Dari semua itu, baru 36 ragam nasi goreng yang dapat ditelusuri muasalnya, lainnya dimasukkan dalam kategori resep pengembangan.

Bagi Prof. Murdijati Gardjito nasi goreng adalah menu segala waktu, bisa disajikan setiap saat. Proses pembuatannya praktis dan ekonomis. Ia menyebut definisi nasi goreng lebih mengacu pada KBBI yaitu nasi yang diberi bumbu dan digoreng.

Selebihnya bisa juga menggunakan definisi dari peneliti kuliner lainnya, seperti dijelaskan Haryadi (2006) yang menyebut nasi goreng adalah makanan dengan bahan baku nasi putih dengan karakteristik keras dan kering setelah dingin dan tidak melekat satu sama lain atau dikenal dengan nasi pera dan digoreng dengan campuran bumbu-bumbu tertentu.

Terlepas dari segala macam definisi itu, menurut Prof. Murdijati Gardjito nasi goreng adalah jenis makanan yang proses pembuatannya sederhana, dengan bahan baku nasi, minyak goreng, bawang putih dan merah, cabai, merica, dan garam. Hal yang membedakan nasi goreng di berbagai wilayah Indonesia, menurutnya atas dasar wilayah.

Dia mencontohkan kawasan pesisir, biasanya akan menambahkan campuran nasi goreng dengan unsur makanan laut. Sedangkan Kawasan perbukitan lebih banyak mencampurkan unsur sayur mayur.

Dalam riset terbaru Prof. Murdijati Gardjito yang berjudul “Ragam nasi goreng Indonesia” (2018) menyebutkan terdapat 104 jenis nasi goreng di Indonesia. Dari semua itu, baru 36 ragam nasi goreng yang dapat ditelusuri asal usulnya, lainnya dimasukkan dalam kategori resep pengembangan.

Hampir seluruh wilayah Indonesia memiliki jenis nasi goreng tersendiri. Dalam temuan riset Prof. Murdijati setidaknya terdapat 36 jenis nasi goreng yang khas di seluruh Indonesia. Semuanya tersebar di 17 wilayah dengan keunikan bumbu, bahan, dan pelengkap.

Dari semua wilayah itu, Pulau Jawa memiliki ragam nasi goreng terbanyak yakni 20 jenis yang sebarannya mulai dari Betawi, Sunda, Semarang, Yogyakarta, Surakarta, dan tak lupa Jawa Timur . Jenisnya termasuk nasi goreng Jawa, Semarangan, Jawa Timur Utara, Jawa Timur Selatan, Jawa Timur, Surakarta, Yogyakarta, Sunda, dan Betawi.

Berdasarkan jenis nasi goreng berdasarkan wilayah, terbanyak di daerah Sunda dengan 4 jenis nasi goreng. Kemudian Yogyakarta, Bali dan Sumatera Utara masing-masing memiliki 3 ragam nasi goreng.

Artikel Terkait