Awasi tekanan angin ban di musim hujan

Cek tekanan ban secara berkala, terutama di musim hujan.
Cek tekanan ban secara berkala, terutama di musim hujan. | Gyorgy Varga Hungary Out /EPA

Walaupun hujan belum turun dengan intensitas tinggi, namun sebagai pengendara Anda harus waspada dengan perubahan suhu dingin aspal.

Bagi Anda pengguna kendaraan pribadi, akan lebih bijak jika mulai memantau tekanan ban ketika mulai beraktivitas. Tekanan ban cukup berpengaruh terhadap performa maupun manuver kendaraan Anda, terlebih, suhu dalam ban mudah berubah seiring perubahan iklim dari panas ke dingin.

Autobild bahkan menuliskan efek yang lebih membahayakan jika pengemudi atau pemilik kendaraan tak memperhatikan tekanan ban. Tak hanya berpengaruh pada kenyamanan, pengendalian, serta keamanan dan keselamatan saat berkendara, perubahan tekanan angin pada ban juga bisa merusak pelek.

Hal tersebut dapat terjadi secara perlahan apabila tekanan angin pada ban berkurang, dan Anda melalui kontur jalan yang tak stabil atau rusak. Misalnya menghantam lubang dengan keras yang berimbas pada kerusakan pada pelek. Dan, apabila kondisi lingkar pelek tak sempurna, maka dapat dipastikan stabilitas ban akan menurun bahkan beresiko mengalami pecah ban saat kendaraan sedang melaju.

Wikihow mengajarkan kepada Anda bagaimana membaca tekanan ban yang ideal pada ban kendaraan. Tekanan ideal bisanya tertera di dinding ban. Ini juga menjadi semacam edukasi untuk Anda agar tak langsung mempercayai petugas pengisian angin, karena masing-masing ban sangat berbeda karakter serta tekanannya.

Untuk Anda para pemotor, banyak yang beranggapan bahwa tekanan angin ban berlebih akan membuat motor ringan saat berjalan. Situs Michelin Indonesia menginformasikan kalau anggapan itu keliru, karena bisa sangat berbahaya bagi pengendara saat memasuki tikungan.

Permukaan ban yang tekanan anginnya melampui batas normal tidak bisa menyentuh aspal dengan optimal. Akibatnya grip (cengkeraman) ban berkurang, dan itu akan sangat membahayakan. Selain itu, lambat laun kontur ban pada bagian tengah akan lebih cepat terkikis.

Biasakan melakukan pengecekan tekanan angin ban saat kondisi ban motor sudah dingin atau pagi hari sebelum melakukan aktivitas. Hal tersebut dikarenakan udara mempunyai sifat memuai dalam kondisi panas.

Selain itu, tekanan ban juga dapat memengaruhi konsumsi bahan bakar kendaraan. Semakin berkurangnya tekanan angin membuat ban menanggung beban kendaraan lebih berat sehingga kendaraan akan melaju lebih lambat dan bahan bakar lebih cepat terkuras. Kompon ban juga akan lebih cepat habis. Demikian Otomotifnet menuliskan.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR