Benarkah mobil baru lebih cepat rusak dibanding mobil tua

SPONSOR: Asuransi Astra
Ilustrasi mobil baru Toyota
Ilustrasi mobil baru Toyota | Author /Shutterstock

Kehadiran mobil baru memberikan pilihan beragam kepada calon pembeli. Selain menyesuaikan bentuk mobil yang lebih modern sesuai keinginan pasar, mobil baru juga kerap mendapatkan sentuhan fitur canggih layaknya mobil premium dengan harga yang relatif murah.

Akan tetapi, saking banyaknya mobil baru yang dibuat oleh produsen otomotif dengan mengandalkan mesin dan robot, muncul stigma di tengah masyarakat bahwa mobil keluaran terbaru memiliki kualitas dan komponen yang lebih ringkih sehingga cenderung cepat rusak dibanding mobil tua.

Bila hal tersebut menjadi persepsi kuat dan membuat calon pembeli bimbang dalam memutuskan pembelian mobil, ada beberapa hal yang harus diketahui seputar plus minus dalam kepemilikan mobil baru dan mobil lawas seperti penjelasan berikut.

Komponen mobil baru dirancang lebih aman

Teknologi mobil lawas memang menggunakan rangka bodi yang lebih tebal. Hal tersebut membuat mobil tua tidak mudah penyok setelah mendapat benturan ringan. Namun, mobil tua tidak memiliki teknologi pedestrian protection.

Sementara, mobil-mobil terbaru diharuskan memiliki teknologi pedestrian protection atau perlindungan pejalan kaki. Teknologi tersebut mengharuskan bodi mobil bisa menyerap benturan. Jadi, meski bodi mobil mudah penyok justru memberikan rasa aman kepada pejalan kaki ketika terjadi kecelakaan supaya tidak mengalami cedera parah.

Tersebab hal itu, mobil baru biasanya membagi rangka bodi menjadi beberapa zona, seperti crumple zone, yaitu zona yang harus ringsek, dan zona reinforcement di bagian belakang untuk meredam getaran masuk ke ruang kabin.

Fitur keselamatan melimpah ditunjang kenyamanan maksimal

Ketika mengendarai mobil tua, pengendara sulit mendapatkan fitur-fitur canggih untuk menunjang keamanan dan kenyamanan. Bilapun ada, fitur canggih pada mobil tua kerap mengalami malfungsi disebabkan faktor usia. Pada akhirnya, biaya untuk memperbaiki fitur rusak tadi membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Sementara, pada mobil keluaran terbaru biasanya sudah dilengkapi dengan fitur-fitur canggih penunjang keselamatan. Fitur-fitur canggih tersebut juga biasanya dibenamkan mulai dari mobil berharga murah, seperti sistem pengereman dan keselamatan (ABS, EBD, BA, dan dual airbags), sistem starter tanpa anak kunci (start stop button), dan sistem kendali (stability control, hill start assist, driving mode).

Tak hanya fitur, mobil baru juga menyesuaikan kondisi infrastruktur di suatu negara seperti di Indonesia. Dengan kondisi jalan yang cenderung ramai dan belum sepenuhnya mulus, mobil di tanah air biasanya memiliki peredam kejut demi menjaga kenyamanan penghuni kabin. Selain itu, produsen otomotif kerap memberikan kenyamanan tambahan dengan peredaman kabin yang lebih senyap.

Mobil baru lebih mudah mendapat perlindungan asuransi

Mobil tua cenderung memiliki desain ikonik yang menarik. Namun, ketika mobil tua diperuntukan pemakaian sehari-hari, maka mobil tersebut sangat disarankan diberikan perlindungan tambahan, seperti asuransi sebagai bentuk antisipasi kecelakaan lalu lintas. Pasalnya, ketika berkendara di kota-kota besar di Indonesia dengan lalu lintas padat, maka risiko terjadinya kecelakaan pun cukup tinggi.

Namun, kendala mengasuransikan mobil tua adalah usia batas kendaraan. Pasalnya, pihak asuransi membatasi usia kendaraan lawas yang ditanggung maksimal 9 tahun. Artinya, jika dihitung mundur dari tahun 2019, batas maksimal usia mobil adalah tahun 2010.

Penetapan usia mobil maksimal 9 tahun untuk keikutsertaan asuransi khususnya komprehensif bukan tanpa alasan. Asuransi komprehensif yang memiliki keuntungan partial loss (di mana klaim diutamakan untuk kerusakan komponen mobil), tidak bisa menanggung mobil di atas usia 9 tahun. Pasalnya, harga mobil tua akan mengalami depresiasi dari harga pembelian awal.

Tak hanya itu, penurunan nilai aset dari hari ke hari atas usia produksi, membuat harga jual mobil lawas akan jauh dari nilai jual awal. Maka pihak asuransi akan mempertimbangan persetujuan klaim untuk masuk ke tahap komprehensif.

Salah satu asuransi kendaraan yang bisa dipercaya adalah Asuransi Garda Oto. Sebagai asuransi dengan reputasi tinggi, Garda Oto memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen berupa kemudahan pendaftaran maupun proses klaim. Hanya dengan mengakses Garda Oto Digital melalui gawai, Anda bisa membeli asuransi dan melakukan klaim di lokasi yang Anda tentukan.

Selain itu, Garda Oto Digital punya promo menarik seperti premi mulai dari Rp1,5 juta hingga Rp5,5 juta bisa mendapatkan bonus voucer BBM Pertamina Rp200.000 hingga Rp500.000 atau e-toll senilai Rp800 ribu, 2 tiket CGV, gift set exclusive Asuransi Astra, serta cicilan 0% kartu kredit PermataBank, BCA, dan Mandiri selama periode berlaku. #TauGitu dengan segala kemudahan yang diberikan, segera daftarkan mobil kesayangan Anda di Garda Oto Digital sebelum promo berakhir.

Bagi Anda yang ingin mengetahui informasi lebih jauh seputar Garda Oto Digital, Anda dapat mengunjungi tautan berikut ini.

SPONSOR: Asuransi Astra
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR