ASIAN GAMES 2018

Bus tanpa sopir akan beroperasi saat Asian Games

Bus otonom Navya.
Bus otonom Navya. | /Navya.tech

Bus otonom--tanpa sopir-- bertenaga listrik akan beroperasi di area Asian Games 2018 Jakarta. PT Telkomsel Indonesia menggandeng ST Engineering, perusahaan rintisan (start-up) asal Prancis untuk memboyongnya ke ibu kota.

Bus otonom ini berjuluk Navya. Kendaraan ini merupakan bus otonom bertenaga listrik pertama yang akan mengaspal di Indonesia.

Secara teknis, bus ini memiliki dimensi panjang 4,7 meter, lebar 2,1 meter, dan tinggi 2,6 meter. Navya mampu mengangkut 15 penumpang, di dalamnya terdapat 11 tempat duduk, kecepatannya maksimal 25 km/jam.

Untuk masuk ke kabin, bus ini menyediakan dua pintu geser dua arah yang bekerja dengan menggunakan sensor. Sementara pada bagian dalam kabin terdapat layar 15 inci yang akan memberikan berbagai informasi visual.

Sebagai penyuplai tenaga pada dua penggerak rodanya, bus ini dibekali baterai LiFeP04 berkapasitas 33 kW dengan pengisian ulang daya berjenis plug-in, berdurasi 8 jam (3,6 kW plug-in) dan 4 jam (7,2 kW plug-in).

Secara umum, Navya menggabungkan arsitektur antar-informasi yang terhubung dengan sejumlah sensor. Sensor generasi terbaru kendaraan ini bahkan bisa memantau dan memahami kondisi lingkungan sekitar bus dengan cara yang tepat.

Sensor kemudian akan memberikan informasi kepada komputer pusat untuk kemudian mengambil tindakan.

Di negara asalnya, Prancis, unit Navya digunakan untuk kebutuhan transportasi perkotaan, kampus, bandar udara, dan rumah sakit, sebagai kendaraan pengangkut penumpang dari satu titik ke titik lain (shuttle).

“Navya diciptakan untuk beroperasi pada kota-kota yang mengalami kondisi lalu lintas yang padat, dan orang yang menghadapi kesulitan mengemudi. Dengan solusi otonom dari satu titik ke titik lain, kami akan bersama-sama merevolusi mobilitas," kata Christophe Sapet, CEO Navya.

Saat ini Navya telah dioperasikan oleh beberapa negara di daratan Eropa, Asia, Australia, New Zealand, dan Amerika Serikat.

Mengandalkan jaringan 5G

Bus tanpa pengemudi ini akan beroperasi di area Gelora Bung Karno (GBK) Senayan. Untuk mengoperasikannya selama gelaran olahraga yang berlangsung pada 18 Agustus-2 September 2018 itu, Telkomsel akan mengandalkan jaringan kecepatan tinggi generasi kelima (5G).

Untuk mampu mengoperasikan jaringan kecepatan tinggi tersebut, Telkomsel menggunakan teknologi beamforming yang mampu menjadi saluran pancaran sinyal data secara nirkabel.

"Jadi itu teknologi baru di--jaringan--5G, di mana frekuensi beam itu tidak melebar, tapi ditembak," kata Ivan C Purnama, Vice President Next Generation Network Telkomsel, dalam detikinet.

Belakangan, perusahaan telekomunikasi itu memang dikabarkan tengah gencar melakukan uji coba jaringan 5G di venue Stadion GBK, pusat kegiatan para atlet Asian Games di Jakarta.

"Kita sudah mempersiapkan 5G bekerja sama dengan Kominfo dan Kominfo Korea Selatan untuk menghadirkan real 5G di Indonesia, yang nanti experience center-nya ada di GBK," jelas Ivan.

5G experience center ini akan dibuka secara resmi untuk sponsor, partner, dan media pada Rabu (15/8). Sementara akan dibuka untuk umum bersamaan dengan upacara pembukaan Asian Games, Sabtu (18/8).

Telkomsel juga akan memperkenalkan secara menyeluruh teknologi jaringan 5G dengan mengajak masyarakat untuk menikmati berbagai fasilitas berbasis konektivitas kecepatan tinggi. Seperti Remote Driving, Virtual Reality (VR) Football (sepak bola), dan VR Cycling (bersepeda).

“Bagi masyarakat yang ingin merasakan kecanggihan layanan 5G dapat datang ke Telkomsel 5G Experience Center yang ada di perhelatan Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno–Senayan, Jakarta. Masyarakat dapat mengenal dan merasakan langsung implementasi dari teknologi revolusioner melalui berbagai perangkat yang dilengkapi dengan teknologi 5G,” jelas Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah, dalam siaran persnya yang ditulis Tribunnews.

Dengan demikian, sambung Ririek, pihaknya bisa membuktikan kepada internasional bahwa sudah siap dengan koneksi jaringan 5G.

"...Meski masih dalam tahap demonstrasi dan belum komersial,” ujar Ririek.

Untuk dapat menikmati fasilitas area 5G experience center tersebut, masyarakat yang ingin mencoba harus mendaftar terlebih dahulu. Salah satunya dengan memanfaatkan fitur T-Cash Telkomsel.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR