Kawasaki Indonesia kedapatan menguji motor klasik bermesin kecil

Ilustrasi motor model retro buatan Kawasaki.
Ilustrasi motor model retro buatan Kawasaki. | Ryan Fletcher /Shutterstock.com

Pada awal Juli lalu, sempat beredar kabar bahwa pihak Kawasaki Motor Indonesia (KMI) tengah mempersiapkan motor di segmen khusus, yakni model retro klasik, namun bermesin kecil.

Walau sempat dipertanyakan karena pasarnya belum terbentuk, motor model retro klasik bukanlah jualan baru KMI. Saat ini mereka telah menjual motor bergaya itu di kelas 250 cc melalui model Estrella, dan model Vulcan dengan kapasitas mesin 600 cc, serta W800 yang menggendong mesin 800 cc.

Sementara motor bermesin kecil yang saat ini dijual KMI baru berada dalam kelas trail, melalui KLX150 dan D-Tracker 150, dua motor bermesin 150 cc, serta semi trail, yakni Minimoto Z125.

Gosip bakal datangnya model retro klasik Kawasaki itu sepertinya mendekati kenyataan. Baru-baru ini beredar kabar bahwa KMI tengah menguji motor jenis itu di Indonesia.

Seorang pembaca blog otomotif yang diasuh Iwan Banaran (5/9/2017), mengirim kabar bahwa ia mendapati motor bergaya retro Kawasaki tengah dicoba di Cikarang. Sang pembaca bernama Urip itu menyatakan ia berpapasan dengan dua unit motor yang disebutnya W175 tengah melewati kawasan Stasiun Lemah Abang, Cikarang.

Urip menduga motor tersebut berjalan dari pabrik Kawasaki di Kawasan MM2100 menuju Pantai Utara (Pantura).

"Mau moto gak bisa karena cuma papasan mirip banget emang ama Estrella sekilas, salam joss gandoss dari penggemarmu, Urip.." tulisnya di blog Iwan Banaran.

Tiga hari kemudian (8/9) teka-teki kehadiran motor retro Kawasaki itu lengkap sudah ketika Iwan mendapat kiriman spy shot dari seorang pembaca bernama Firman.

"Secara cemerlang Cak Firman berhasil mengabadikan penampakan motor yang disinyalir sebagai Kawasaki W175 di jalanan. Dan dari Hot Spyshot Kawasaki W175 yang terjepret tes jalanan, penampakan motor bisa kita pastikan bahwa desain yang diusung memang identik dengan Estrella 250," tulis Iwan.

Keluarnya motor tersebut dari pabrik Kawasaki untuk di tes, menurut Iwan, biasanya mengindikasikan produk itu akan mulai dijual sekitar dua atau tiga bulan kemudian. Berarti kemungkinan besar W175 akan masuk gerai diler pada November atau Desember tahun ini.

Nama W175 tersebut merupakan perkiraan para pengamat otomotif karena desain motor itu amat mirip dengan keluarga Kawasaki W, sementara angka 175 berdasarkan kemungkinan kapasitas mesin yang digunakan, yakni 175 cc.

Walau terkesan unik, blogger otomotif lokal lainnya, Taufik Hidayat dari TMCblog memperkirakan motor ini akan diminati pemotor di Indonesia, terlebih jika harganya kompetitif.

"...buat yang demen sama cb (Honda CB, red) classic pasti kesengsem sama model motor ini," prediksi Taufik.

Kental nuansa klasik, Taufik pun merinci ciri-ciri motor yang kedapatan tengah diuji itu. Berikut cirinya:

  • Ban tube type,
  • Roda pelek jari jari,
  • Rem depan cakram, rem belakang tromol,
  • Knalpot memanjang di bawah,
  • Lampu belakang dan lampu sen terpisah,
  • Sepatbor pelat kaleng logam,
  • Jok klasik,
  • Tangki bahan bakar berbentuk teardrop,
  • Spidometer bulat, spion bulat, lampu depan bulat,
  • Suspensi depan teleskopik dengan kover karet, suspensi belakang ganda.

Senada dengan Iwan, Taufik pun memperkirakan peluncuran motor ini tinggal menghitung bulan.

Narablog lain, Vandra Rizky dari Monkeymotoblog menilai kalau segmen retro bermesin kecil bisa jadi menjadi aroma baru pasar motor di Indonesia. Mengingat hanya KMI yang punya keberanian untuk bermain di segmen ini.

Vandra memperkirakan motor ini akan laris karena beberapa alasan.

Pertama, tentu saja, harganya yang diperkirakan tidak lebih dari Rp35 juta. Menurutnya, jika KMI memasang harga sekitar Rp27 juta, W175 berpeluang laris bak kacang goreng.

Kedua, motor ini membawa nama keluarga W, retro klasik Kawasaki yang termasuk populer. Lalu, dengan harganya yang relatif murah, W175 bisa menjadi pilihan bagi para pemula yang ingin mencoba memiliki motor retro klasik.

Hingga berita ini diturunkan, KMI belum mau mengonfirmasi soal tes jalan motor yang diduga W175 tersebut.

"...no comment, saya belum bisa memberikan komentar apa-apa," jawab Michael C Tanadhi, Deputy Head Sales and Promotion PT KMI, saat ditanya Dapurpacu.com.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR