Kiat menambah tenaga Honda Vario 110 Fi

Honda Vario 110 Fi.
Honda Vario 110 Fi. | /Astra-honda.com

Sepeda motor jenis skuter matik (skutik) saat ini tengah mendominasi jalanan di Indonesia. Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang dikutip Suara.com, mengungkapkan pada 2015 terjual 4.592.942 unit skutik, atau 74,49 persen dari seluruh motor yang laris di Indonesia sepanjang tahun lalu.

Banyak model skutik yang ditawarkan oleh produsen-produsen motor di Indonesia, namun saat ini skutik bermesin 150cc, seperti Honda Vario 150, Honda PCX, dan Yamaha NMax, sedang naik daun.

Alasannya, volume mesin yang lebih besar dianggap membuat motor lebih bertenaga dan bisa melesat lebih cepat daripada yang bermesin lebih kecil.

Lantas, adakah cara untuk membuat skutik bervolume mesin lebih kecil, misalnya 110cc, menjadi lebih bertenaga?

Tentu saja ada, walau tetap sulit untuk menyamai tenaga skutik 150cc.

Seperti dituliskan Jackbiker, membuat motor skutik 110cc lebih bertenaga caranya tak terlalu sulit. Mengambil contoh Honda Vario 110cc bermesin injeksi, penggawa Tony Jaya Motor (TJM), mengatakan Anda cukup mengganti beberapa komponen motor sebagai berikut:

Ganti knalpot free flow

Knalpot jenis ini biasa disebut sebagai knalpot racing. Dengan menggunakan knalpot jenis ini tenaga yang dihasilkan mesin akan tersalurkan lebih optimal dan terasa lebih plong ketika dikendarai.

Jika Anda membeli knalpot jenis ini, pastikan memilih yang khusus untuk motor matik. Tidak usah membeli yang terlalu mahal. Knalpot yang berharga sekitar Rp900.000 cukup untuk membuat motor terasa beda.

Ganti koil

Usai mengganti knalpot, Tony menyarankan Anda mengganti koil guna mendapatkan pembakaran lebih sempurna. Anda bisa menggunakan Koil dari jenama Pro Tec atau Ultraspeed.

Koil jenis ini sudah mendukung sistem Transistorized Control Ignition (TCI), dan cocok untuk motor bermesin injeksi.

Pasang ECU racing

Karena Honda Vario 110 Fi telah menggunakan teknologi injeksi, dan mengandalkan pengaturan oleh Engine Control Unit (ECU), maka disarankan untuk menggunakan ECU aftermarket jenis racing yang sudah banyak beredar di pasaran. Jenama aRacer Mini merupakan ECU yang mendukung dalam ketegori ini.

"Dari semua tipe ECU Aracer yang paling laku dan diminati yang Mini dan Mini Plus. Varian pengaplikasiannya bisa di banyak motor. Harga juga jadi faktor soalnya termasuk terjangkau," ujar Fredy, dari bengkel Ultraspeed Racing.

Terakhir, ganti busi

Setelah beberapa komponen seperti knalpot, koil, ECU, sudah diganti, Anda tinggal mengganti busi agar suplai pengapian lebih optimal. Disarankan untuk menggunakan busi jenis iridium.

Secara teknis, busi jenis iridium memiliki kelebihan, antara lain tahan panas, elektroda lebih kecil dibanding busi regular, dan hanya membutuhkan tegangan rendah untuk memicu pembakaran sehingga jarang terjadi kegagalan saat motor dinyalakan.

Selain itu, busi iridium juga menghasilkan pembakaran lebih presisi, konsisten, efisien, meningkatkan respon gas, dan mampu menambah tenaga mesin sekitar 1-3 persen. Busi jenis ini juga mampu meningkatkan kualitas emisi gas buang sehingga lebih ramah lingkungan, tulis Iwan Banaran dalam blognya.

Penambahan tenaga

Setelah mengganti empat komponen di atas, tenaga skutik 110cc Anda seharusnya sudah bertambah. Untuk mendapatkan data lebih akurat, Anda dapat melakukan percobaan performa menggunakan Dynometer (Dyno test) di bengkel-bengkel terdekat.

Tenaga maksimal Honda Vario 110 Fi adalah 7,457 hp pada 7.600 rpm, setelah komponen-kompenen itu diganti, Otomotif Mania mencatat kenaikan tenaga menjadi menjadi 8,035 hp pada 7.100 rpm. Sedangkan torsinya meningkat dari 7,638 Nm pada 6.000 rpm menjadi 8,976 Nm pada 6.400 rpm.

Sebagai perbandingan, tenaga Honda Vario 150 adalah 12,46 hp, Honda PCX 12,9 hp, sementara Yamaha NMax bertenaga 14,7 hp.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR