Komponen mobil yang pantang terendam banjir

SPONSOR: Asuransi Astra
Ilustrasi pemeriksaan kondisi mobil pasca terendam banjir
Ilustrasi pemeriksaan kondisi mobil pasca terendam banjir | /Shutterstock

Musim hujan telah tiba. Kondisi jalan di beberapa titik kota besar di Indonesia belum sepenuhnya aman dari genangan air yang cukup tinggi. Hal ini dapat berimbas terhadap situasi lalu lintas terutama bagi pengguna mobil.

Salah satu imbas dari mobil yang sering menerabos banjir adalah malfungsi komponen-komponen mobil, seperti kelistrikan, mesin, dan kaki-kaki. Kerusakan tersebut tentunya tak terjadi secara langsung, namun menjadi bahaya mengintai di masa yang akan datang bila mobil terus-menerus dipaksa melibas genangan yang cukup tinggi.

Risiko tersebut juga bukan perkara ringan dan murah. Sebagai ilustrasi, untuk memperbaiki kerusakan mesin mobil seharga di bawah Rp200 juta, pemilik harus mengeluarkan biaya Rp25 juta. Bahkan, tanda-tanda mobil yang pernah terendam banjir akan terlihat setelah dalam beberapa bulan ke depan, sehingga membuat kualitas mobil tersebut terus menurun.

Untuk mendeteksi gejala, salah satu yang kerap terjadi pada mobil yang terendam banjir adalah water hammer. Gejala ini merupakan dampak dari air yang masuk ke ruang pembakaran di dalam mesin.

Untuk menghindari kerusakan yang bisa menyebabkan kerugian hingga puluhan juta, ada beberapa wawasan yang wajib dipahami pemilik mobil bahwa ada komponen-komponen mobil yang pantang terendam banjir.

ECU, injektor, dan alternator

Sebagai komponen sensor pengapian, ECU juga biasa diletakkan di bawah dekat transmisi. Meski beberapa mobil merancang komponen ini tahan air, tetapi akan tetap ada efek rembesan air yang dapat masuk melalui soket rusak sehingga bisa menimbulkan korsleting. Secara umum, letak ECU bisa di dua tempat; di dalam kabin atau di ruang mesin.

Selain ECU, perangkat injektor dan alternator juga harus diperhatikan. Injektor bertugas menyemprot bahan bakar yang diaktifkan melalui listrik. Meski tenaganya kecil namun nosel injektor sangat rawan terkontaminasi air. Sementara alternator berfungsi sebagai penyuplai listrik ke aki dan menjadi sumber dari seluruh tenaga listrik yang ada di dalam mobil.

Meski gejala kerusakan komponen ini tak langsung terasa usai mobil menerjang banjir, ada baiknya pemilik memeriksakan bagian ini pascamenerabas genangan. Untuk dua komponen ini, ada baiknya periksakan mobil Anda ke bengkel resmi maupun bengkel terpercaya.

Soket, sekring, kabel, dan relay

Sistem kelistrikan penting lain yang pantang terendam banjir adalah soket, sekring, kabel, dan relay. Sebagai penyalur listrik, rusaknya soket dapat mengakibatkan korsleting.

Di sisi lain, sekring berfungsi sebagai penangkal aliran listrik yang menyebabkan korsleting. Oleh karena itu, kerusakan pada komponen ini bisa langsung berpengaruh pada komponen kelistrikan lain.

Kabel dan relay merupakan komponen yang harus dilindungi dari cipratan air. Relay berfungsi sebagai pengarah listrik berarus besar, seperti dinamo starter atau lampu utama. Jika kabel kemasukan air dan terjadi korsleting, kemungkinan terburuknya adalah mobil dapat terbakar.

Radiator dan kompresor AC

Mobil yang terendam banjir biasanya membawa kotoran yang masuk ke kisi-kisi radiator. Kotoran tersebut dapat mengganggu dan merusak performa radiator. Perangkat yang rawan terendam banjir ini, harus rajin dibersihkan untuk mendapatkan performa optimal.

Setelah merasa radiator aman, jangan sampai mengesampingkan kompresor AC. Sebagai alat yang memompa zat pendingin bagi ruang kabin, pantang bagi perangkat ini terkena air saat banjir. Bila terendam air, besar kemungkinan AC mobil tak mengeluarkan udara dingin karena sistem magnet pada kompresor mengalami masalah.

Untuk pencegahan, matikan panel AC bila banjir dan air sudah mencapai bagian atas bemper mobil.

Komponen kaki-kaki seperti rem dan bushing arm

Komponen terakhir yang pantang terendam air banjir adalah bagian kaki-kaki mobil yang di dalamnya terdapat perangkat rem dan bushing arm.

Komponen penting pada mobil ini berpotensi mengalami gagal fungsi atau rusak akibat banyaknya kotoran terdampak genangan air kotor yang menyelinap masuk ke dalam kaki-kaki. Bila terlanjur kotor, Anda dapat membersihkannya dengan meniupkan udara bertekanan tinggi dari kompresor.

Sementara bushing arm merupakan komponen mobil berbahan karet dan berfungsi untuk menghubungkan arm dengan sasis agar tidak terjadi singgungan antar logam.

Komponen ini rawan karat usai mobil menerjang banjir akibat air yang terjebak di dalamnya. Untuk perawatan, pemilik dapat mengolesi bushing dengan minyak, atau bila perlu diganti. Bushing yang rusak akan memengaruhi pengendalian dan stabilitas mobil di rute-rute panjang.

Selain memahami komponen-komponen penting mobil yang pantang terendam banjir, langkah selanjutnya adalah memberikan perlindungan mobil dari banjir dengan memilih asuransi kendaraan melalui layanan Garda Oto Digital.

Garda Oto Digital merupakan gaya hidup baru bagi pemilik kendaraan yang membutuhkan asuransi mobil yang cepat dan mudah. Kemudahan tersebut mencakup pendaftaran asuransi kendaraan melalui situs dan mobile browser di GardaOto.com.

Kemudahan lain yang diberikan Garda Oto digital adalah pengajuan proses klaim dengan mudah. Bila mobil Anda mengalami kerusakan akibat serangan banjir, Anda cukup memotret mobil dan mengunggah foto mobil melalui aplikasi untuk pengajuan klaim. Setelah mobil masuk ke proses perbaikan, konsumen dapat memantau status pengerjaan mobil hingga selesai melalui layanan tersebut.

Dengan proses yang mudah mulai dari pendaftaran hingga klaim kendaraan, konsumen cukup menunggu pihak asuransi mengambil alih penuh layanan perbaikan hingga mobil selesai semudah Anda memantau dari ponsel pintar. Pastikan juga perlindungan Garda Oto Digital Anda sudah mengalami perluasan perlindungan seperti banjir.

Akan tetapi, satu hal yang patut diingat, bila mobil sudah tak mampu melewati genangan yang terlampau tinggi, sangat disarankan untuk tidak memaksakan melaju. Hal ini untuk menghindari penolakan klaim akibat kesalahan penggunaan dan kerusakan permanen di kemudian hari.

SPONSOR: Asuransi Astra
BACA JUGA