Laris manis, peminat Yamaha Fino dan Aerox mesti inden

Yamaha Fino 125 Blue Core dipersembahkan untuk wanita Indonesia.
Yamaha Fino 125 Blue Core dipersembahkan untuk wanita Indonesia. | Yamaha Motor Global

Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) tertimpa masalah yang menyenangkan. Dua skuter matik (skutik) terbaru mereka, Fino 125 Blue Core dan Yamaha Aerox 125LC, ternyata laris manis sehingga para peminat mesti menunggu lebih lama untuk mendapatkannya, alias inden.

Peminat Fino, yang diluncurkan pada 9 Januari 2016, rupanya membeludak sehingga, menurut Kepala Yamaha DDS Jakarta, Frengky Rusli, calon pemilik mesti menunggu hingga tiga minggu untuk mendapatkannya.

"Saat ini tidak ready stock. Jadi, konsumen yang mau membeli harus melakukan pemesanan terlebih dahulu atau inden, selama tiga minggu," kata Frengky kepada Viva.co.id.

Gaya retro, fitur-fitur tambahan yang canggih --seperti Answer Back dan Auto Open Key Shutter--, serta konsumsi bahan bakarnya yang irit -- mencapai 50km/liter menurut hasil tes Indonesia Autos Blog--, tampaknya berhasil memikat hati masyarakat Indonesia.

YIMM juga memberikan hadiah Extended Service untuk mereka yang membeli Fino 125 pada periode Januari hingga Maret 2016, seperti ditulis Otomotifnet. Dengan demikian pemilik tak perlu mengeluarkan biaya perawatan motor selama dua tahun beruntun.

Frengky mengakui jumlah produksi Fino belum bisa menyamai jumlah pesanan yang masuk. Namun ia menyatakan belum bisa mengungkapkan angka pesanan yang telah masuk untuk skutik 125cc itu karena masih menunggu laporan dari diler-diler.

Selain itu, menurutnya, warna motor yang diinginkan konsumen juga menjadi penyebab tingginya jumlah penginden.

Ada dua tipe Fino yang dipasarkan di Indonesia, yaitu Elegant dan Sporty. Untuk tipe Elegant, warna yang tersedia diantaranya; Red Berry Latte (merah), White Capuccino (putih) dan Black Espresso (hitam). Sedangkan untuk tipe Sporty ada warna Activ Rouge (merah), Sportif Noir (hitam), dan Esprit Blue (biru).

Seperti dikabarkan Viva.co.id, tahun lalu varian Fino bermesin karburator mampu terjual sekitar 5.000 unit setiap bulannya. Angka penjualan tersebut cukup untuk membuat YIMM berani menaikkan target penjualan tahun ini hingga 20 persen.

Inden Aerox tak lama

Yamaha Aerox.
Yamaha Aerox. | Yamaha Motor Global

Mengenai Aerox, Frengky menyatakan indennya tidak selama Fino.

"Sekarang ini posisinya masih inden juga, tetapi enggak lama, dari gudang ke diler saja," katanya kepada Otosia.

Status Aerox sebagai motor resmi di paddock tim MotoGP Movistar Yamaha sepertinya membuat banyak orang penasaran untuk memilikinya.

Sejak dirilis pada 18 Januari 2016, menurut Frengky, sudah 2.500 unit motor berbanderol Rp18 juta ini yang keluar dari pabrik YIMM.

Berbeda dengan Fino yang irit, Aerox lebih mengutamakan performa. Oleh karena itu ia tidak menggunakan teknologi Blue Core.

Motor yang kental dengan nuansa sport ini menggunakan mesin 125cc, 4-tak, dengan sistem pendingin cairan. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimal 8,4kW pada 9.000rpm dan torsi maksimum 10,4Nm pada 6.500rpm.

2016 new Yamaha Aerox 125LC Chapter #2 (Indonesia) 'Life Is A Race' promo video /MotorcyclesDreams .
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR